Subang, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) akan mengaktifkan kegiatan-kegiatan NU di masjid-masjid serta merapikan manajemen pengelolaannya. Langkah ini dilakukan menyusul banyaknya masjid-masjid yang digunakan untuk menyebarkan ajaran yang berseberangan dengan ideologi dan amaliyah NU.<>
Ahad (17/3) besok mulai pukul 08.00 WIB bertempat di Pondok Pesantren Attawazun yang beralamat di Jalan Sirnaraga, Desa Kalijati Timur, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang, Jawa Barat, PCNU akan mengadakan pembahasan khusus mengenai hal ini.
Demikian disampaikan KH Musyfiq Amrullah, Ketua PCNU Kabupaten Subang dalam pesan singkatnya kepada NU Online, Jumat (15/3) kemarin.
Pengasuh Pesantren Attawazun tersebut menambahkan bahwa kegiatan ini akan dikemas dalam acara Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Lembaga Takmir masjid (LTM) NU dan akan diisi dengan kurang lebih 7 materi. Beberapa diantaranya disampaikan langsung oleh PBNU.
“Materi revitalisasi masjid dalam memperkuat kepemimpinan struktur dan kultur NU, akan diisi oleh Drs. KH Abdul Manan A. Ghani, pembentukan UPZ-LAZISNU diisi oleh KH. Masyhuri Malik, Data Based Masjid & Jama'ah oleh Drs. Ibnu Hazen, Guidance menyusun renstra & PK LTM-NU 2013 oleh Drs. Agus Wustho, Teknik pengurusan sertifikat masjid nadzir NU oleh KH. M. Sholeh Qosim, Pemberdayaan Ekonomi Jama'ah masjid melalui rumah sehat oleh Drs. H. Mansur Syaerozi dan terakhir adalah Keputusan Rapimda LTM-NU” paparnya.
Dalam kegiatan yang akan diikuti oleh para pengurus LTMNU Kabupaten Subang dan beberapa Pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) yang ada di Kabupaten Subang tersebut dipandu oleh tim dari PBNU. Diharapkan kegiatan ini dapat menguatkan paham-paham dan amaliyah NU di masjid-masjid yang ada di Kabupaten Subang.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor : Aiz Luthfi
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
4
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
5
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua