Kudus, NU Online
Pemilu menjadi sarana pendidikan politik di kalangan pelajar. Karenanya, para pelajar NU harus menggunakan hak suaranya dengan memilih calon legislatif yang berkualitas.<>
Wakil Ketua PC IPNU Kudus Ubaidillah Dwi Lazuardi mengatakan pelajar NU harus mensukseskan pemilu dengan berpartisipasi aktif dan berkomitmen untuk tidak golput. Sebab, pemilu merupakan sarana dalam meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.
“Gunakan hak anda secara bebas yang bertanggungjawab untuk memilih caleg yang sesuai dengan harapan tanpa adanya paksaan.,”katanya kepada NU Online, Senin (7/4).
Dalam menentukan pilihan, Ubaidillah mengingatkan supaya memilih caleg berdasarkan kualitasnya bukan karena kemampuannya membagi uang. Ditegaskan, adanya politik uang sebagai bentuk pelanggaran juga mencoreng demokrasi di Indonesia.
“Masa depan bangsa atau daerah ada di tangan pemuda. Jadi jika ingin yang terbaik untuk bangsa dan daerah maka pilihlah pemimpin kualitas dengan melihat rekam jejak perjuangannya di masyarakat,”tandasnya.
Pemiliu, imbuh Ubadillah, adalah sebagai pendidikan dengan manifestasi meningkatkan rasa partisipasi politik dalam rangka penciptaan iklim persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Menurutnya, dengan semakin tingginya pemahaman berpolitik yang benar dan bermartabat, maka semakin tinggi pula rasa persatuan dan kesatuan masyarakat.(Qomarul Adib/Anam)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua