Pesantren Raudlatuth Tholibin Ziarah Wali Songo Plus
NU Online · Sabtu, 29 Juni 2013 | 03:01 WIB
Cirebon, NU Online
Setelah menggelar kegiatan Khotmil Qur’an, Imtihan Akhirussanah, dan Menyongsong 3 Abad (25/6) kemarin, Pondok Pesantren Raudlatut Tholibin, Babakan-Ciwaringin-Kabupaten Cirebon, akan melaksanakan Ziarah Wali Songo plus makam ulama di Madura dan Bali pada Senin, 1 Juli 2013.<>
Ziarah merupakan salah satu tradisi yang telah berlangsung lama dilestarikan pesantren, selain tahlil, muludan, manaqiban, dll. Ziarah kubur ini dilestarikan tidak lain, selain untuk menjemput berkah dari para salaf al-shalih, juga untuk merevitalisasi kontribusi dan teladan para leluhur agar senantiasa ‘hidup’ betapapun zaman sudah modern seperti sekarang ini.
Ust. Mustaqim selaku ketua pelaksana mengatakan bahwa pihaknya yakin, kegiatan ziarah ini akan dilaksanakan sesuai rencana. Sisa beberapa hari ini, digunakan untuk memberikan arahan kepada para santri agar mempersiapkan diri, terutama soal kesehatan tubuh.
“Alhamdulillah, ziarah ini memang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena kami akan juga menziarahi para auliya di Bali. Segala persiapkan sampai hari ini terus kami optimalkan. Tentu saja, agar kegiatan ziarah ini berjalan dengan lancar”, ujarnya.
Kegiatan ziarah ini akan diikuti oleh 60-an orang, terdiri dari santri khotimin (yang sudah mengkhatamkan al-Qur’an), para ustadz, dan pengasuh pesantren.
KH. Thohari Shodiq, selaku pengasuh pesantren ketika dikonfirmasi perihal ikut sertanya dalam ziarah tahun ini, mengatakan bahwa, pihaknya senantiasa mendukung apapun program pesantren, selama kegiatan tersebut bermanfaat.
“Insya Allah, saya dan istri akan ikut ziarah pada tahun ini. Selain karena memang dua tahun berturut-turut berhalangan ikut, juga ingin ikut membimbing para santri, karena perjalanan amat jauh dan panjang. Semoga perjalan kita nanti berkah dan berjalan tanpa kendala”, ucapnya kepada pengurus pesantren saat dikonfirmasi.
Demikian, ziarah Wali Sanga plus Madura-Bali ini berjalan selama kurang lebih satu pekan. Adapun rute ziarahnya, di awali ziarah di maqbarah Pesantren Babakan, Sunan Gunung Jati, kemudian 8 Wali lainnya, makam Gus Dur, makam Soekarno, Mbah Kholil di Bangkalan Madura, dll dan berakhir di Bali.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Qomarudin
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua