Pesilat Pagar Nusa Perlu Punya Wawasan Keagamaan
NU Online · Jumat, 17 November 2017 | 03:05 WIB
Para pesilat Pagar Nusa diharapkan tidak sekadar membekali diri dengan keterampilan fisik tapi juga mengasah wawasan keagamaan sesuai dengan ajaran Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja).
Demikian disampaikan Pembina Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Jember HM Misbahus Salam saat memberikan pengarahan dalam acara pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) Pagar Nusa Kecamatan Balung di Balung, Jember, Rabu (15/11).
Menurutnya, wawasan keagamaan itu penting dimiliki oleh para anggota Pagar Nusa untuk mengimbangi eksplorasi keterampilan fisik. Dengan begitu, para pesilat Pagar Nusa tetap terkontrol jika menghadapi suatu masalah.
"Itulah bedanya pesilat Pagar Nusa dengan pesilat lain. Pagar Nusa tetap di bawah kendali ulama," tuturnya.
Selain itu, Ketua Baznas Kabupaten Jember tersebut menekankan pentingnya para pesilat Pagar Nusa untuk menata niat dalam menekuni olahraga bela diri, yaitu untuk membela ulama dan amar ma'ruf nahi mungkar. Dikatakannya, amar ma'ruf nahi munkar tidak perlu dilakukan dengan kasar, tapi lebih baik dengan bahasa dan pendekatan.
"Silat juga bisa menjadi syiar Islam," lanjutnya.
Ketua Ikatan Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Jember H Fathurrozi menegaskan, pihaknya akan terus melakukan rekrutmen pesilat-pesilat muda. Tujuannya, selain untuk melastarikan budaya bangsa, juga agar lebih banyak lagi pesilat-pesilat pejuang NU.
"Semakin banyak semakin baik," ucapnya kepada NU Online. (Aryudi A Razaq/Ahafiz K)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua