Denpasar, NU Online
Tidak salah Pimpinan Wilayah (PW)Ā Pergunu Bali memilih H. Makhfud sebagai ketuanya. Sebab, berkat polesan dan sentuhan tangannya penampilan Pergunu Bali semakin seksi.
Di tengah kesibukannya sebagai asesor provinsi dan pengawas madrasah di Kota Denpasar, ia selalu mempunyai waktu untuk mengurus Pergunu.
Soal waktulah sesungguhnya yang membuat banyak orang tidak maksimal dalam menunaikan kewajibannya. Tapi ini tidak berlaku bagi H Makhfud.
āKetika saya menerima jabatan itu (Ketua PW Pergunu),Ā maka saya wajib punya waktu mengabdi di Pergunu,ā tukasnya di sela-sela pertemuannya dengan Korwil PP Pergunu di Denpasar, Jumat (28/6).
Menurutnya, waktu menjadi hal yangĀ sangat krusial dalam mengemban sebuah jabatan. Apalagi mengurus NU di daerah āterpencilā. Maka memang harus disediakan waktu yang cukup untuk berkhidmah pada NU melaui Pergunu.
āSaya berpikir ingin membesarkan Pergunu di Bali,ā tukasnya.
Konfigruasi agama-agama yang notabene Islam merupakan minoritas di Bali, tak membuat H Makhfud berkecil hati. Justru dirinya mengaku semakin tertantang untuk memajukan Pergunu di Bali.
āDan yakin saya bisa, atas dukungan dan doa pengurus yang lain, tentu,ā jelasnya.
Dalam pertemuan tersebut H. Makhfud memaparkan keinginannya agar Rakerwil Pergunu Bali tanggal 13-14 Juli 2019 mendatang di Bedugul Tabanan tersebut dapat dijadikan momentum untuk konsolidasi, di samping malahirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
āHarapa saya juga agar semua PC dan PAC yang ada bisa hadir dan memaksimalkan pertemuan tersebut sebagai ajang konsolidasi dan penguatan PW Pergunu Bali,ā ucapnya.
H Makhfud bertekad kelak di Bali akan muncul kader NU yang terlahir dari Pergunu untuk dakwah, dan demi mewujudkanĀ masyarakat yang moderat, inklusif dan menjadi obor muslim yang berterima dengan semua kalangan.
āItu harapan saya dan harapan kita semua,ā pungkasnya. (Aryudi AR)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
WFH Beda dengan WFA, ASN Diminta Tetap Siaga Setiap Jumat
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Warga Huntara Aceh Tamiang Keluhkan Air Keruh dan Listrik, PCNU Minta Perhatian Serius
Terkini
Lihat Semua