Ramadhan Tinggal Menghitung Hari, 25.973 Warga Aceh Utara Masih di Pengungsian
NU Online Ā· Selasa, 10 Februari 2026 | 20:30 WIB
Helmi Abu Bakar
Kontributor
Aceh Utara, NU Online
Lebih dari dua bulan setelah banjir besar melanda Kabupaten Aceh Utara, ribuan warga masih bertahan di pengungsian. Hingga awal Februari 2026, tercatat 6.886 kepala keluarga (KK) atau 25.973 jiwa masih mengungsi di 119 titik yang tersebar di sejumlah kecamatan.
Banjir yang terjadi sejak 26 November 2025 itu berdampak pada 124.549 KK atau 433.064 jiwa di 696 gampong pada 27 kecamatan. Meski sebagian warga telah kembali ke rumah, sekitar 5,5 persen dari total jiwa terdampak belum dapat beraktivitas normal akibat kerusakan rumah, genangan air, serta keterbatasan akses kebutuhan dasar.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Aceh Utara Fauzan menyebut Kecamatan Langkahan sebagai wilayah terdampak paling berat. Dari 6.158 KK atau 20.528 jiwa terdampak, sebanyak 3.476 KK atau 12.824 jiwa masih mengungsi di 35 titik.
āDitinjau dari jumlah pengungsi, Kecamatan Langkahan merupakan wilayah dengan kondisi paling parah,ā ujar Fauzan.
Pengungsian juga masih terjadi di Kecamatan Tanah Jambo Aye (666 KK/2.664 jiwa), Lapang (1.470 KK/5.790 jiwa), Sawang (609 KK/2.155 jiwa), dan Dewantara (120 KK/386 jiwa).
Koordinator Lapangan Bantuan Pengungsi PCNU Aceh Utara Abati Mukhtar menyampaikan keprihatinan atas masih tingginya jumlah warga di tenda pengungsian, terutama kelompok rentan seperti ibu hamil, balita, lansia, dan penyandang disabilitas.
āDi lapangan kami masih menemukan kelompok rentan tinggal di tenda dengan fasilitas terbatas. Ini membutuhkan penanganan yang lebih serius,ā ujarnya, Senin (9/2/2026).
Ia berharap para pengungsi dapat menyambut Ramadhan dengan kondisi lebih layak, baik melalui hunian sementara (huntara) maupun solusi hunian aman lainnya.
āHarapan kami, saat Ramadhan warga sudah bisa berbuka dan beristirahat di tempat tinggal yang layak dan bermartabat,ā katanya.
Abati menegaskan PCNU Aceh Utara akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk mengawal percepatan pemulihan pascabencana agar benar-benar berpihak kepada masyarakat terdampak.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Andy Burnham Resmi Dilantik Jadi Perdana Menteri Inggris, Gantikan Keir Starmer
Terkini
Lihat Semua