Daerah

Rektor UIM: Perempuan Zaman Now Harus Tampil di Publik

NU Online  ·  Kamis, 15 Maret 2018 | 15:00 WIB

Makassar, NU Online
Tidak selayaknya perempuan berkutat di belakang layar. Dengan keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki, sudah saatnya tampil bersanding dengan laki-laki. 

Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) Majdah Agus Arifin Nu'mang mengungkapkan perempuan harus mengambil peran, yakni dengan turut serta memerangi hoaks. Hal ini disampaikan saat seminar nasional yang diadakan PC Fatayat NU Makassar, Kamis (15/3) di Auditorium KH Muhyiddin Zain UIM.

Saat ini memasuki era digital atau istilah kekinian zaman now. “Zaman now ini juga banyak dikembangkan budaya hoaks, membaca atau mendengar sepotong-sepotong, sehingga menyebarkan berita-berita hoaks. Dan ini harus dihindari,” katanya.

Baginya, permasalah yang juga tidak kalah penting adalah problem perempuan. “Perempuan harus bangkit untuk meningkatkan tingkat pendidikan, kesehatan dan ekonomi,” katanya. Perempuan juga harus berkontribusi dari berbagai permasalahan sosial kemasyarakatan, lanjutnya.

Untuk mengatasi masalah tersebut, salah satu caranya organisasi perempuan harus duduk bersama untuk merumuskan gerakan perempuan. “Minimal mereduksi permasalahan yang ada. Selain itu dengan zaman yang terus berkembang, peran perempuan juga harus berkembang,” urainya.

Karenanya ia mengajak sejumlah organisasi perempuan khususnya di NU untuk juga tampil di ranah publik. “Muslimat dan Fatayat NU harus merusmuskan itu yakni perempuan harus tampil di publik, mengambil peran namun sesuai dengan koridor Ahlusunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” tandasnya.

Hal tersebut mendesak dilakukan. “Sehingga laki-laki dan perempuan dipahami bukan bicara kuat dan lemah, melainkan keduanya adalah mitra,” tutupnya. (Aandy Muhammad Idris/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang