Remaja Mushola Pentaskan Kesenian Rakyat
NU Online · Selasa, 16 Agustus 2011 | 06:39 WIB
Kebumen, NU Online
Dalam rangka menyemarakan bulan suci Ramadhan dan peringatan Kemerdekaan 17 Agustus 2011, remaja Musholla Miftahul Huda Dusun Kewangen, Karangsari Kebumen menggelar kegiatan pentas seni, akhir pekan lalu.
Acara pentas seni ini menampilkan beberapa kreatifitas para santri Musholla Miftahul Huda. Di antaranya tarian-tarian dengan diiringi musik bernuansa religi, musik band dari remaja kewangen.
<>Teater Gesang dan Komunitas Teater Ego Kebumen pimpinan Putut As juga mementaskan drama. Teater Gesang menampilkan naskah dengan judul "Hidayah Diwaktu Sahur" karya Salim. Sedangkan Teater Ego memantaskan naskah Putut As berjudul "Yang Telah Rentan dan Beruban".
Bertempat di pelataran warga setempat acara pentas seni mendapat sambutan meriah dari kalangan warga Dusun Kewangen Karangsari serta beberapa tamu undangan dari luar. Dari anak-anak, orang tua hingga ibu-ibu memenuhi area pentas seni yang disulap menjadi panggung terbuka.
Habib, salah seorang panitia, mengatakan, tujuan diadakannya kegiatan pentas seni ini sebagai wahana pembelajaran dan pengalaman bagi para santri dan juga warga Kewangen untuk mengasah kreatifitas yang dimiliki.
"Ramadhan dan peringatan Kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan yang positif serta untuk meramaikan lingkungan di dusun Kewangen, Karangsari," ujarnya pada kontributor NU online Kebumen Rimba Palangka.
Bukan hanya kegiatan pentas seni, remaja Musholla Miftahul Huda Dusun Kewangen juga mengadakan kegiatan tadarus rutin serta pesantren kilat bagi warga sekitar terutama bagi kalangan anak-anak.
Redaktur : Hamzah Sahal
Kontirubor : Rimba Palangka
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
4
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
5
Cara Penguburan Ikan Sapu-Sapu oleh Pemprov DKI Dapat Kritik dari MUI
6
Benarkah Pendiri PMII Hanya 13 orang?
Terkini
Lihat Semua