Daerah

Ruqyah Aswaja di Probolinggo Dibanjiri Peserta

NU Online  ·  Senin, 12 Maret 2018 | 07:00 WIB

Probolinggo, NU Online

Suasana Masjid Al-Munawwaroh di Desa Talkandang, Kecamatan Kotaanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur ramai dengan hadirnya peserta Ruqyah Massal yang berlangsung Ahad (11/3). Kegiatan tersebut atas kerja sama Jam'iyyah Ruqyah Aswaja Probolinggo dan Pengurus Ranting NU Desa Talkandang.


Pada acara yang dikemas dengan pengobatan terapi Qur'ani ini, ada sekitar tiga ratus peserta dari berbagai daerah. "Alhamdulillah, pesertanya membludak," kata Syamsul Arifin selaku ketua pelaksana.


"Kegitan ini baru pertama kali diadakan di Talkandang yang bertujuan membantu masyarakat untuk mendapatkan pengobatan, baik medis maupun non medis. Alhamdulillah, sambutannya sangat luar biasa,” imbuhnya.


Kegiatan dimulai sejak pukul 08:00 dan dipimpin langsung Ketua Pimpinan Cabang Jam'iyyah Ruqyah Aswaja Probolinggo, Iqbal Yuliansyah.


Dalam sambutannya, Iqbal mengatakan bahwa Al-Qur'an adalah obat pertama dan utama bagi orang sakit. “Ruqyah bukanlah kesurupan, melainkan doa kesembuhan baik penyakit medis maupun non medis dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur'an,” tandasnya.


Masih menurut Iqbal, kondisi di lapangan saat ini banyak terdapat gerakan ruqyah dari Salafi Wahabi dimana selalu disampaikan kepada pasien atau peserta ruqyah segala penyakit gangguan jin atau sihir. Salah satunya disebabkan karena suka tahlilan, ziarah kubur sebagaimana amaliah warga NU, terangnya.


"Ruqyah Wahabi dan golongannya selalu mendoktrin pasien agar meninggalkan amaliah NU agar terhindar dari gangguan sihir dan jin serta penyakit,” katanya. Karena menurut mereka, hal tersebut sebagai perbuatan syirik. Dan hadirnya ruqyah Aswaja hadir untuk membentengi itu, imbuhnya.


Prosesi ruqyah sendiri berakhir pukul 11:30 dan dilanjutkan dengan sesi gurah dan bekam. (Alfin/Ibnu Nawawi)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang