Daerah

Saat Lelah dalam Perjalanan, Keramahan Posko Banser Jadi Penguat bagi Pemudik

NU Online  ·  Rabu, 18 Maret 2026 | 21:00 WIB

Saat Lelah dalam Perjalanan, Keramahan Posko Banser Jadi Penguat bagi Pemudik

Suasana pemudik sedang beristirahat di posko Banser Batang. (Foto: NU Online/Asrofi)

Batang, NU Online

Jarum jam telah melewati tengah malam ketika Junaidi menepi di sebuah posko di pinggir jalur Pantura, Subah, Batang. Tak lama setelah itu, istri dan anaknya terlelap di lantai posko, sementara ia tetap terjaga, duduk bersila di samping mereka.


Berjaket cokelat, matanya tampak sayup, menahan lelah setelah perjalanan panjang dari Bekasi menuju Madura. Sejak pukul 04.00 WIB, ia sudah mulai melakukan perjalanan bersama keluarganya menggunakan sepeda motor. Jalur Pantura yang ia pilih, termasuk melintasi Alas Roban, perlahan dipenuhi kendaraan para pemudik. Semakin malam, tenaga semakin terkuras.


Hingga akhirnya, sebuah posko bertuliskan Posko Mudik Satkorcab Banser Kabupaten Batang di pinggir jalan memanggil hatinya untuk mampir sejenak.


“Saya lihat di jalan ada posko,” katanya pelan saat dijumpai NU Online pada Rabu (18/3/2026).


Di Posko Banser, tepat di depan Gedung Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Subah, ia menemukan tempat untuk beristirahat. Ia menerima sapaan hangat dari para petugas berseragam Banser dengan corak lorengnya dan ruang untuk sekadar duduk melepas penat dan membaringkan tubuh.


“Orangnya ramah, baik. Alhamdulillah dengan adanya posko ini bisa istirahat,” ujarnya.


Junaidi tak banyak bergerak. Sesekali ia memandang istri dan anaknya yang terlelap, seolah memastikan keduanya aman dan benar-benar beristirahat. Perjalanan masih panjang, tapi malam itu, ia memilih berhenti sejenak.


Ia pun tak berharap muluk-muluk. Di tengah perjalanan panjang itu, satu harapannya tetap sederhana: selamat sampai tujuan.


“Semoga selamat sampai tujuan,” ucapnya pelan.


Malam itu, Junaidi bukan satu-satunya pemudik yang memilih berhenti di posko tersebut. Di sela lalu lintas yang tak pernah benar-benar sepi, para pemudik datang dan pergi sekadar duduk, merebahkan badan, atau mengisi tenaga sebelum kembali melanjutkan perjalanan.


Ketua Tanfidziyah PCNU Batang Kiai Ahmad Munir Malik menyebut, suasana seperti itu memang menjadi tujuan didirikannya posko mudik. Ia melihat langsung betapa posko menjadi tempat singgah bagi para pemudik yang kelelahan di perjalanan.


“Alhamdulillah keberadaan posko mudik tahun 2026 yang didukung oleh seluruh komponen di NU ini telah terbukti sangat bermanfaat bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik mereka yang kelelahan dan juga ada kendala-kendala perjalanan mereka mampir bahkan ada yang menginap. karenanya mudah-mudahan posko mudik dari Gerakan Pemuda Ansor dan keluarga besar NU ini terus akan kita lakukan dan bisa berjalan lancar sehingga bermanfaat bagi masyarakat di sekitar Kabupaten Batang,” ujarnya saat meninjau posko, Selasa (17/3/2026).


Sementara itu, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Batang H Muhammad Tolkhah Danial mengatakan bahwa pada tahun ini terdapat 16 titik posko mudik yang disiapkan di berbagai jalur strategis di wilayah Batang.


“Monggo bagi pemudik yang melintas di Batang untuk singgah di posko kami. Insyaallah fasilitas sudah kami siapkan,” katanya.

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang