Bogor, NU Online
Tidak kurang dari seribu umat Islam Kota Bogor, Jawa Barat, menyambut kedatangan tahun baru 2013 dengan menggelar istogotsah kubro dan gebyar shalawat, di Lapangan Cimanggu Barata, Kelurahan Kedungbadak, Kecamatan Tanahsareal, Selasa (1/1).
<>
Kegiatan Istigotsah digagas oleh Majelis Taālim Syababul Mukhtarin (Syam) Ā kerjasama dengan PAC BANSER GP Ansor Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor, Senin malam (31/12) hingga Selasa dinihari (1/1).Ā
Roni pada NU Online Kamis (3/1) di Bogor mengatakan, istigotsah dimaksudkan sebagai bentuk syukur sebagai umat Islam dan warga negara yang baik karena telah melalui tahun 2012 dengan cukup baik, aman dan damai.Ā
āIstigotsah sebagai refleksi rasa syukur seorang muslim kepada Allah SWT. Alhamdulillah, sepanjang 2012 kita lalui dengan baik,ā papar Roni.
Selain itu, lajutnya, juga sebagai wujud doāa, agar tahun 2013 berjalan lebih baik lagi. Sebagai ekspresi harapan, agar terjadi peningkatan kualitas di semua lini kehidupan.
"Apa yang dilakukan jamaah Majelis Taālim Syababul Mukhtarin, BANSER NU serta pemuda dan warga Tanahsareal, menunjukkan bahwa tidak semua orang merayakan pergantian tahun dengan hura-hura atau pesta-pesta yang tidak ada manfaatnya, jelas Roni.
āPergantian tahun memang perlu dirayakan, perlu disyukuri. Hanya cara perayaannya harus tepat dan bermanfaat. Diantaranya melalui istigotsah dan gebyar shaalawat Nabi. Ini juga sebagai bentuk pesan kepada masyarakat luas, agar mengekpresikan rasa syukur terhadap apa pun dengan cara-cara yang tepat,ā lanjutnya.
Sementara itu, pegiat PP ISNU, Dr Ifan Haryanto yang ikut menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, apa yang dilakukan Majelis Taālim Syababul Mukhtarin tersebut patut diapresiasi semua pihak.
āTradisi dan budaya yang digagas Majelis Taālim Syababul Mukhtarin ini harus terus dilestarikan. Pergantian tahun perlu disambut dengan cara yang lebih mashlahat, bermanfaat, dan mendidik,ā ungkapnya.
Ifan Haryanto mengatakan, pada pergantian tahun di masa-masa mendatang, Majelis Taālim Syababul Mukhtarin perlu mengajak para pemuka agama dan masayarakat lebih luas, agar melakukan hal serupa. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang melakukan kegiatan-kegiatan bernuansa religi dalam mengisi momentum pergantian tahun.
Ketua Majelis Taālim Syababul Mukhtarin, Habib Mahdi menambahkan, kegiatan tersebut telah dilangsungkannya dalam dua tahun terakhir. āInsya Allah kami akan rutin menggelar kegiatan ini setiap tahun,ā terang dia.
Kegiatan ini mendapatkan perhatian masyarakat luas. Selain dihadiri seribuan orang dari sekitar Cimanggu dan Tanahsareal, dalam kesempatan tersebut hadir puluhan habib dan kiai dari penjuru Kota Bogor. Bahkan beberapa habib yang berasal dari Mekkah, Arab Saudi, menyengajakan diri hadir.
Kontributor: Ahmad Fahir
Terpopuler
1
Pengumuman 50 Mahasantri Ma'had Aly Penerima Beasiswa Berkah Muktamar Ke-35
2
Warga NU Bekasi Raya Padati Kajian Qanun Asasi KH Hasyim Asy'ari
3
Unusia Buka Beasiswa Cahaya Pintar untuk Program Sarjana dan Magister
4
Pernah Zina, Haruskah Jujur kepada Calon Suami?
5
Menembus Pelosok Ende, Relawan NU Peduli Salurkan Bantuan untuk 168 KK yang Masih Bertahan di Tenda
6
Orang Meninggal Dapat Pesangon dan BPJS Ketenagakerjaan, Apakah Jadi Harta Warisan?
Terkini
Lihat Semua