Jombang, NU Online
Semangat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi) Kabupaten Jombang, Jawa Timur tak pernahĀ kendor untuk melakukan pendampingan-pendampingan kepada para anggotanya, khususnya mereka yang hak-haknya dilanggar.
Hingga kini sejumlah kasus perburuhan yang dialami anggota Sarbumuni, berhasil diselesaikan dengan baik berkat bantuan dab keterlibatn badan otonom (Banom) NU tersebut. Terbaru adalah kasus PHK sepihak yang menimpa Abdul Majid, salah satu karywan harian lepas PT Jati Mapan.
Menurut Ketua DPC Sarbumusi Jombang, Lutfi Mulyono, kasus tersebut meski hanyaĀ melibatkan seorang buruh, namun wajib diperhatikan. Sebab bisa jadi jika itu dibiarkan akan merembet ke buruh lain dengan perlakuan yang lebih buruk.
"Alhamdulilah kasus PHK sepihak Bapak Abdul Majid, karywan harian lepas PT atau PK. Jati Mapan akhirnya bisa diselesaikan dengan baik," katanya kepada NU Online dikediamannya, Senin (1/7).
Pria yang akrab disapa Luthfi ini kemudian merinci sejumlah hak dan kewajiban yang diterima oleh Abdul Majid. Hak-hak dan sejumlah kewajiban diterima dirinya langsung sebagai wakil pekerja di Kantor Disnaker Kabupaten Jombang.
"Pembayaran hak-hak pesangon beserta hak-hak lain yang terdahulu telah diterima Bpak Abdul Majid secara Simbolik diserahkan kepada Ketua DPC Sarbumusi selaku kuasa atau perwakilan pekerja," ujar dia.
Adapun pesangon yang sudah diterimanya sebesarĀ Rp. 20.000.000, pergantian biaya pengobatan sebersar Rp. 900.000, dana BPJS sebesarĀ Rp. 4.439.000.
"Total keseluruhan sebesar Rp25.339.000. Alhamdulillah. Mudah-mudahan dapat membawa manfaat dan barokah fiddinni wad dunya Ilal akhirah," urai Luthfi.
Ia mengatakan, pihaknya bertekad membantu memberikan advokasi atau pendampingan kepada para buruh dengan tuntas. Tak hanya kepada buruh yang berlatar belakang NU, namun di luar NU pun ia akan tangani.
Menurutnya, problem buruh rentan terjadi di perusahaan. Bahkan perusahaan terkadang dengan gampangnyaĀ mem-PHK , atau mengurangi hak-hak karyawannya.Ā Namun demikian tidak semua buruh berani mengambil sikap tegas. Ada banyak buruh yang diketahui diam tak berkutik lantaran takut dipecat.
"Untuk itu Sarbumusi akan hadir di tengah para buruh untuk membantu mereka, khususnya buruh yang mendapat sikap sewenang-sewenang dari perusahaan," pungkasnya. (Syamsul Arifin /Aryudi AR)
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
WFH Beda dengan WFA, ASN Diminta Tetap Siaga Setiap Jumat
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Warga Huntara Aceh Tamiang Keluhkan Air Keruh dan Listrik, PCNU Minta Perhatian Serius
Terkini
Lihat Semua