Sumenep, NU Online
Ketua PC NU Sumenep terpilih KH Abdullah Kholil bertekad akan menjalankan roda organisasi NU sesuai AD/ART yang telah ditetapkan dalam Muktamar NU di Boyolali. Yakni, pengurus NU tidak boleh rangkap jabatan politik.
Untuk itu, dia menyatakan siap untuk melakukan kontrak politik untuk tidak tergoda dengan jabatan politik. Sebaliknya, dia juga akan minta kepada pengurus yang baru untuk melaksanakan komitmen itu.
<>"Itu yang harus kita lakukan pertama kali. Ketika tim formatur akan menyusun kepengurusan, maka yang harus disepakati terlebih dahulu adalah komitmen untuk tidak tergoda dengan jabatan politik, sehingga (pengurus) bisa terfokus pada amanat yang diembannya," ujarnya kepada koran ini, kemarin.
Jika komitmen itu bisa dibangun terlebih dahulu, dia yakin langkah NU ke depan akan lebih baik. "Insya Allah, kebingungan warga NU yang selama ini terjadi, tidak akan terjadi lagi," katanya.
Dijelaskan, larangan rangkap jabatan di NU itu sudah cukup jelas dan tidak perlu ditafsirkan lagi. Untuk itu, siapa pun nanti yang akan duduk di kepengurusan PC NU, harus bersih dari jabatan politik, baik sebagai kepala daerah ataupun anggota legislatif. (zr/Die))
Â
Terpopuler
1
Kemenag akan Gelar Sidang Isbat Ramadhan pada 17 Februari 2026 dengan Didahului Edukasi Pengamatan Hilal
2
Pemerintah Nonaktifkan 13,5 Juta Peserta PBI JKN, Mensos Gus Ipul: Dialihkan ke Warga Lebih Miskin
3
Menkeu Purbaya Heran Anggaran Kesehatan Naik Malah Berujung Penonaktifan PBI JKN
4
Kasus Bunuh Diri Siswa SD Tunjukkan Ketidakberpihakan Negara terhadap Rakyat Kecil
5
Paripurna DPR Setujui 8 Calon Anggota Baznas Periode 2026-2031
6
120 Ribu Pasien Terancam, Menkes Peringatkan Risiko Kematian akibat Penonaktifan PBI JKN
Terkini
Lihat Semua