Daerah

Simbol Rawat NKRI, Pesantren di Bali Tanam Pohon

NU Online  ·  Kamis, 2 Agustus 2018 | 16:00 WIB

Simbol Rawat NKRI, Pesantren di Bali Tanam Pohon

Para Santri Melakukan Penanaman

Buleleng, NU Online
Memasuki Bulan Agustus yang merupakan bulan dimana Indonesia memproklamirkan kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, para santri Pondok Pesantren Nurul Jadid Pemuteran, Buleleng, Bali melakukan gerakan penanaman pohon di lingkungan pondok setempat, Rabu (1/8).

Gerakan penghijauan ini dilakukan sebagai wujud rasa syukur santri atas perjalanan bangsa yang sebentar lagi memasuki usia 73 tahun kemerdekaan.

Kiai Rofiqi, Wakil Pengasuh Pondok di Bali Utara ini mengungkapkan, simbolisasi dengan penanaman pohon ini sebagai wujud harapan akan tumbuhnya tunas-tunas yang akan membawa Indonesia ke arah yang lebih baik.

"Indonesia itu ibarat tanaman, harus dijaga, dirawat, agar bisa tumbuh dengan baik," ujarnya.

Kalau tidak dijaga, Kiai Rofiqi melanjutkan, tanaman itu akan menjadi liar, bahkan akan mati karena dimakan oleh binatang-binatang yang berkeliaran.

"Begitu juga Negeri ini harus kita jaga agar tak dimakan oleh segerombolan kelompok yang sikapnya seperti binatang. Dan Insyallah Santri NU tetap istiqomah menjaga bangsa ini," tegasnya.

Dalam penghijauan di pondok yang berdiri pada tahun 1970 ini, ditanam ratusan bibit pohon diantaranya Kelapa Gading, Mangga, Jambu Air, Palm, dan Sawo. (Abaraham Iboy/Muhammad Faizin)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang