Sudah Saatnya NU Menjadi Organisasi Profesional
NU Online · Kamis, 15 Desember 2005 | 01:25 WIB
Probolinggo, NU Online
Program Manajer Tim Kerja Gerakan Nasioanal Pemberantasan Korupsi (GNPK) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saiful Bahri Anshori mengatakan bahwa sudah saatnya NU menjadi organisasi profesional. Hal itu diungkapkannya saat hadir pada Pelatihan Manajemen dan Sumber Daya Manusia yang diselenggarakan oleh Tim Kerja GNPK PCNU Kabupaten Probolinggo, Rabu (14/12)
Syaiful, demikian panggilan akrab wakil sekretaris jenderal PBNU ini mengatakan sejak tahun ini PBNU mulai menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, terutama pada persoalan keuangan. Hal itu dilakukan sebagai upaya agar organisasi kemasyarkatan terbesar di Indonesia ini dikelola secara profesional dan bertanggungjawab.
<>“Jadi, misalkan kalau dulu Pak Hasyim (Muzadi, Red) bisa mengeluarkan uang, tapi kalau sekarang tidak bisa lagi. Karena urusan keluar masuk uang sudah ada yang ngurusin, yakni bendahara PBNU. Pak Hasyim sebatas disposisi saja,” terang Syaiful kepada para peserta pelatihan.
Upaya itu, ungkap Syaiful harus dilakukan juga oleh kepengurusan NU ke bawah, baik pengurus wilayah, pengurus cabang, pengurus majelis wakil cabang dan pengurus ranting. Dengan demikian, harapannya ke depan segala sesuatu yang berkaitan dengan NU dapat dikelola secara jelas dan profesional.
Hal yang sama disampaikan Ketua PCNU Kabupaten Probolinggo, KH. M. Saiful Hadi yang juga hadir pada acara tersebut. Dalam sambutannya, Kiai Saiful Hadi berharap kepada seluruh peserta agar sungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan tersebut. Karena melalui pelatihan tersebut NU akan memulai melakukan pembenahan internal agar menjadi organisasi yang profesional.
“Saya harap semua peserta dapat serius dalam mengkuti pelatihan ini. Ini merupakan kesempatan bagi NU untuk memperbaiki manajemen”, ungkap Kiai Saiful Hadi.
Pelatihan tersebut diikuti 25 peserta yang merupakan perwakilan dari pengurus cabang dan lembaga di lingkungan NU Kabupaten Probolinggo. Di antaranya adalah pengurus tanfidziah-syuriah, IPNU, IPPNU, LP Ma’arif, LD NU dan Lakpesdam. Pelatihan ini akan berlangsung hingga tanggal 17 Desember 2005.(rif)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Libur Sekolah Awal Ramadhan 18-20 Februari 2026
2
Disambut Ketum PBNU, Presiden Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Harlah 100 Tahun NU di Malang
3
Resmi Dikukuhkan, Ini Susunan Pengurus MUI Masa Khidmah 2025-2030
4
Data Hilal Penentuan Awal Bulan Ramadhan 1447 H
5
Ratusan Ribu Warga Dikabarkan Bakal Hadiri Mujahadah Kubro 100 Tahun NU di Malang
6
1.686 Warga Padasari Tegal Mengungsi, Tanah Bergerak di Tegal Masih Aktif
Terkini
Lihat Semua