Ratusan anak yatim yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas Jombang menerima santunan dari wakil bupati setempat. Kegiatan juga dipungkasi dengan buka puasa yang diikuti sejumlah guru dan ratusan siswa dari Madrasah Aliyah KH Abdul Wahab Chasbulloh (MAUWH).
"Menjadi anak yatim jangan sampai minder," kata Wakil Bupati Jombang, Nyai Hj Mundjidah Wahab, Ahad (18/6). Kalau ada kemauan dan semangat, bisa sekolah dan mondok dengan tanpa biaya, lanjut Ketua PC Muslimat NU Jombang ini.
Baginya, pesantren dan sejumlah madrasah memberikan kemudahan kepada siapa saja para fakir miskin dan anak yatim untuk dapat mengenyam pendidikan secara layak. "Asalkan memiliki semangat dan sungguh-sungguh, pasti akan diterima dengan baik. Jangan memikirkan biaya," katanya.
Layanan keringanan, bahkan dibebaskan dari biaya pendidikan adalah sebagai komitmen pesantren dan madrasah kepada kalangan kurang mampu. "Apalagi yang bersangkutan adalah tetangga sekitar, wajib kita bantu," kata Pengasuh Pesantren Putri Lathifiyah II PPBU tersebut.
Kegiatan memberikan santunan kepada anak yatim ini adalah tradisi tahunan di MAUWH. "Alhamdulillah tahun ini ada ratusan penerima, dari sebelumnya hanya lima puluh anak," kata Nyai Mundjidah, sapaan akrabnya. Ia pun berupaya agar jumlah penerima santunan tahun depan bisa ditambah, lanjutnya.
Sebelum penyerahan santunan, kegiatan diawali dengan pembacaan yasin dan tahlil. Para guru, murid dan tetangga memadati halaman sekolah yang berada di kawasan PPBU tersebut. (Ibnu Nawawi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
5
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
6
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
Terkini
Lihat Semua