Jember, NU Online
Setelah mengkuti Pemilukada pada 9 Desember 2015 kemarin, PCNU Jember meminta warga NU untuk legowo menerima hasilnya. Meski berbeda pilihan, jangan terjadi gesekan baik sesama warga NU dan warga lain.
<>
Katib Syuriyah PCNU Jember Kiai MN. Harisudin menyebutkan warga ada yang memilih pasangan no 1: H. Sugiarto dan Dwi Karyanto. Ada yang memilih no: 2, dr. Hj. Faida dan KH. A. Muqith Arif.
“Saya harap, warga NU legowo dengan hasil apa pun Pemilukada 9 Desember 2015 ini”, katanya di Kantor Pondok Pesantren Darul Hikam Mangli Jember Rabu (9/12/).
Ia menekankan lagi, pilihan politik warga NU boleh beda, tapi harus mejaga ukhuwah Nahdliyah. Kemudian berdoa semoga calon terpilih menjadi pemimpin yang amanah.
“Kita sebagai warga NU juga turut mengawalnya agar pemimpin ini dapat bekerja secara maksimal selama lima tahun ke depan untuk perubahan yang lebih baik,” lanjut kiai muda yang juga dosen Pascasarjana IAIN Jember tersebut.
Demokrasi seperti dalam Pemilukada ini, diakui oleh Kiai Harisudin memiliki beberapa kelemahan. Namun demikian, dibanding dengan sistem yang lain, demokrasi ini jauh lebih baik. Karena itu, domokrasi sebagaimana terejawentah dalam Pemilukada ini diharapkan akan terus dievaluasi sehingga menjadi lebih matang.
“Jadi, jangan kita rusak demokrasi. Apa yang sudah ada, kita sempurnakan sehingga sesuai dengan harapan kita semua”, pungkas kiai yang Ketua Puan Amal Hayati Pondok Pesantren Nuris Jember tersebut. (Anwari/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
4
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
5
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
6
Rencana Kenaikan BBM Subsidi, MTI Usul Pemerintah Siapkan Transportasi Umum Murah
Terkini
Lihat Semua