Wujudkan Rumah Toleransi GP Ansor Riau, Kapolda dan Paguyuban Masyarakat Sumbang 1 M
NU Online · Senin, 30 Agustus 2021 | 12:23 WIB
Riau, NU Online
Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Efendi menginisiasi gerakan gotong royong pembangunan Rumah Toleransi bagi Pengurus Wilayah GP Ansor Riau.
Dari kegiatan silaturahmi tokoh dan paguyuban masyarakat yang hadir di Aula Tribatra Polda Riau, Jumat (27/8) pekan lalu, terkumpul donasi lebih kurang Rp1 miliar.
Ketua PW GP Ansor Riau, Purwaji, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Riau Irjen Pol Agung atas cintanya kepada GP Ansor Riau.
Ia juga memuji bahwa Kapolda Riau sudah menunjukkan cinta yang tulus kepada masyarakat Riau sejak datang ke provinsi itu 2019 lalu. Sebab, Kapolda menginisiasi diciptakannya aplikasi 'Dash Board Lancang Kuning' untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan. Tak hanya itu, juga membuat dapur umum guna membantu masyarakat terdampak Covid-19 serta sejumlah langkah nyata lainnya untuk membantu masyarakat Riau.
"Yang patut kami syukuri, karena kami diberi Kapolda yang cintanya tulus kepada Ansor sehingga ketika Ansor membangun kantor yang diberi nama 'Rumah Toleransi' langsung beliau ikut menggalang donasi," kata Purwaji.
Rumah Toleransi Ansor Riau kata Purwaji akan menjadi basecamp perjuangan nilai-nilai toleransi antarumat beragama di Riau. Bukan saja sebagai markas Ansor-Banser tapi juga untuk merumuskan langkah-langkah merawat kebinekaan di wilayah tersebut.
Sebagai apresiasi atas inisiasi Kapolda membantu Ansor Riau, Purwaji mengatakan akan memberi nama Aula Gedung Rumah Toleransi menjadi "Aula Agung Setya Imam Efendi".
Tak lupa Purwaji mengucapkan terima kasih kepada semua tokoh paguyuban yang secara sukarela membantu pembangunan Rumah Toleransi Ansor Riau.
Rencanya Rumah Toleransi Ansor Riau ini akan selesai pengerjaan akhir tahun ini.
"Nanti akan difungsikan untuk dakwah Islam moderat, menjaga toleransi dan kebhinnekaan dan tugas kemanusiaan pencegahan Covid-19," katanya.
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
6
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
Terkini
Lihat Semua