Ahmad Naufa
Kontributor
Almarhum KH Bukhori Masruri dalam suatu ceramahnya berkisah, bahwa semasa KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur menjadi presiden, ia pernah berbuka puasa bersama dengannya. Malahan, di sela itu, teman Gus Dur sejak kecil ini sempat memberikan nasihat atau imbauan.
āGusā¦!ā kata mantan Ketua PWNU Jawa Tengah itu, tetap memanggil āGusā meski yang dipanggilnya adalah seorang presiden.
āAda apa, Mas Bukhori?ā jawab Gus Dur.
āAnda sekarang jadi bapak manusia se-Indonesia. Dulu hanya menjadi bapak orang NU, sekarang jadi bapak rakyat se-Indonesia. Saya minta dadanya tambah dilapangkan. Kalau ada orang menjelek-jelekkan Anda, entah minta maaf, entah tidak meminta maaf, Anda mesti memaafkan,ā ungkap kiai yang juga pencipta lagu-lagu Nasida Ria itu.
āLho, Anda kok punya saran begitu itu bagaimana?ā jawab Gus Dur, penasaran.
āSebab ada orang yang menjelek-jelekkan Anda, setelah mengolok-olok Anda, itu terus jatuh, sakit dan mati,ā kata Abu Ali Haidar, nama pena-nya.
Jadi, lanjut Kiai Bukhori, ketika menjelek-jelekkan belum selesai, orang itu terjatuh, lalu sakit dan kemudian meninggal dunia. Hal ini membuatnya khawatir jika kemudian kejadian itu terjadi terus menerus.
āPokoknya Anda harus lapangkan dadanya,ā kata alumnus Pesantren Sarang, Rembang, meyakinkan.
Tapi apa jawab Gus Dur?
āOh, ada lagi, Mas Bukhori,ā sahutnya.
āLho, malah cerita. Orang saya nasihati malah (balik) cerita,ā ungkap penggubah lagu Tahun 2000, Perdamaian, dan Lingkungan Hidup itu, sambil terkekeh atas kelakuan sahabatnya.
Kiai Bukhori pun kini gantian mendengarkan kisahnya.
āDi Purwokerto, ada kiai pidato menjelek-jelekkan saya,ā kata Gus Dur. Orang-orang pun tertawa.
Menurut kiai yang berpidato, orang-orang pada tertawa karena pidatonya. Padahal karena sarung kiai itu lepas di atas panggung, dan terlihat celananya yang panjang sampai lutut. (Ahmad Naufa Khoirul Faizun)
Sumber: Ceramah KH Bukhori Masruri alias Drs Abu Ali Haidar (1942 ā 2018) di acara Haul Gus Dur Ke IV dan Masyayikh NU Demak di Masjid Agung Demak, 29 Desember 2013.
Terpopuler
1
Diskusi Kabla Muktamar Ke-35 di Unusia: Pengendali NU Kian Anonim, Perlu Menjaga Jarak dari Intervensi Negara
2
Akui Dapat Banyak Kritik, Presiden Prabowo Heran MBG Disebut Pemborosan
3
Pendukung Spanyol Kibarkan Bendera Palestina Sepanjang Turnamen Piala Dunia 2026
4
Gempa 7,3 Magnitudo Guncang Meksiko, Tidak Ada Korban Maupun Kerusakan Langsung
5
Fachry Ali Ulas Muktamar Cipasung 1994 Jadi Perlawanan NU terhadap Intervensi Pemerintah
6
Lowongan Kerja Belum Ramah Difabel, Di Mana Letak Keadilannya?
Terkini
Lihat Semua