Muhammad Faizin
Penulis
Karena terburu-buru mengendarai motor, Somad menabrak bagian belakang mobil yang terparkir di pinggir jalan. Dua orang, yang merupakan suami istri keluar dari mobilnya.
"Gimana to, dek? Bisa bawa motornya nggak sih? Lihat, bempernya rusak pecah. Pokoknya kamu harus bayar ganti rugi," kata istri pemilik mobil terlihat marah.
"Udah, Ma. Mama masuk mobil saja, biar Papa yang beresin," kata sang suami kepada istrinya.
Baca Juga
Humor: Santri Penurut
Setelah istrinya masuk mobil, si suami bertanya kepada Somad. "Gimana ini, dek?" tanyanya kepada Somad.
"Maaf, pak. Saya nggak punya uang untuk ganti rugi kerusakan mobil Bapak," kata Somad kepada pemilik mobil yang terlihat tenang dan sabar.
"Begini saja, dek. Biar istriku nggak marah. Aku kasih kamu duit 1 juta. Nanti kamu kasih ke aku di depan istriku sebagai ganti rugi," kata pemilik mobil.
Sejurus kemudian istri pemilik mobil pun datang. "Begini, Ma. Anak ini mau bayar ganti rugi 1 juta," kata suami.
"Nah gitu, dong. Kamu dari mana? Mau kemana?" tanya istri.
Baca Juga
Humor: Calon Istri yang Nurut
"Maaf, bu. Saya santri pesantren sini. Disuruh beli sandal di pasar oleh kiai saya. Ini uang ganti ruginya 1 juta ya bu," jawab Somad sambil menyodorkan uangnya.
"Oh. Kamu santri ya? Ya udah, nggak usah dibayar. Nggak apa-apa. Kantongi saja uangnya. Udah cepet ke pasar beli sandal. Kamu kan lagi ditunggu pak kiai," kata istri pemilik mobil sambil memasukkan kembali uang 1 juta ke kantong Somad dan mengajak suaminya masuk mobil.
Somad pun kebingungan dan berlalu pergi meninggalkan suami pemilik mobil yang hanya bisa garuk-garuk kepala. (Muhammad Faizin)
Terpopuler
1
Besok Rebo Wekasan, Berikut Amalan dan Doa yang Dianjurkan
2
Alma Esbeye Siap Tampil Meriahkan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas
3
Ngaji Al-Hikam, Perlu Fase Menepi dari Ketenaran dalam Hidup
4
Muktamar ke-35 NU Bahas Hukum DNA, Kripto, hingga Pasang Chip di Otak
5
Muktamar Ke-35 NU Bahas Revisi UU Sisdiknas dan Ketenagakerjaan, hingga Qanun Jinayat Aceh
6
Indonesia Peringkat Kedua Kasus DBD Terbesar di Dunia, PDNU Nilai Pencegahan Belum Optimal
Terkini
Lihat Semua