Saat Gus Mus Diminta Ceramah di Depan Kiai-kiai Sepuh
NU Online · Ahad, 31 Mei 2020 | 16:30 WIB
Sejumlah kiai lain juga hadir, di antaranya KH Maimoen Zubair, KH Kafabihi Mahrus yang juga shohibul bait, KH Husein Muhammad, dan kiai-kiai lainnya.
Di tengah ngobrol asik dengan Kiai Husein, pembawa acara nikahan tiba-tiba mempersilakan Gus Mus untuk memberikan ceramah atau mau’idzah hasanah di atas panggung. Gus Mus sedikit terkejut.
“Loh, aku? Sopo sing njaluk aku mau’idzah hasanah (Loh, aku? Siapa yang meminta saya mau’idzah hasanah)?” gumamnya di samping Kiai Husein karena menurut Gus Mus kala itu banyak kiai sepuh yang lebih pantas memberikan mau’idzah hasanah.
Gus Mus sedikit mendebat, “Ah, tuan rumah enggak ngomong karo aku (Ah, tuan rumah enggak ngomong dengan saya).” Suasana tersebut akhirnya terselesaikan ketika Kiai Kafabihi matur sendiri ke Gus Mus.
Gus Mus akhirnya naik panggung. Spontan, panitia menawarkan ke Gus Mus, “Nopo lungguh dateng kursi, nopo ngadeg, kiai (mau duduk di kursi atau berdiri, kiai)?”
“Ngadeg ae. Lungguh iso suwe, nek ngadeg iso sedelat (Berdiri saja. Duduk bisa lama, kalau berdiri bisa sebentar)”. (Ahmad)
Terpopuler
1
Rais Aam PBNU Sempatkan Ngaji Al-Hikam Sebelum Berangkat Rapat Koordinasi ke Jakarta
2
Pelantikan PBNU, Rais Aam: Singkirkan Kepentingan Pribadi dan Rangkul Masyarakat
3
Ini Doa Kiai Said Aqil saat Pelantikan PBNU 2026-2031
4
Innalillahi, Anggota BPK RI Fathan Subchi Meninggal Dunia
5
PBNU Siapkan Munas hingga Rakernas sebagai Program Awal Kepengurusan
6
PBNU Targetkan Munas-Konbes Rampung Sebelum Harlah Januari 2027
Terkini
Lihat Semua