Humor

Santri Tersesat

NU Online  Ā·  Senin, 9 Desember 2019 | 04:30 WIB

Santri Tersesat

Ilustrasi humor. (NU Online)

Libur Maulid 10 santri Kiai Syukur tidak pulang kampung. Mereka ingin mengabdi di ndalem (rumah kiai) karena bersamaan dengan musim panen padi. Di siang hari mereka membantu pak kiai memanen padi di sawah, malamnya mereka punya waktu longgar untuk berbagai aktivitas.

Suatu hari ada pasar malam di lapangan kecamatan sebelah. Mereka sepakat untuk pergi ke pasar malam, makan bakso bersama. Mereka sedang bahagia karena pak kiai memberi uang jajan.

Setelah makan bakso, mereka pun menikmati suasana pasar malam dengan berjalan-jalan sambil melihat-lihat barang dagangan yang ada.

Hamid, santri yang terkenal aktif, nampak antusias berkeliling-keliling. Sampai tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 23.30 WIB. Ia pun mencari-cari temannya tapi tidak ketemu. Akhirnya ia menuju pos polisi terdekat.

ā€œPak… temen saya nggak ada, pak. Tadi pas keliling-keliling, bareng sama saya,ā€ kata Hamid kepada Pak Polisi.

ā€œTadi kamu sama siapa ke sini,ā€ tanya Polisi.

ā€œSaya kesini sama teman-teman. Semuanya sepuluh orang. Mereka tersesat,ā€ jawab Hamid.

ā€œLha kamu sama siapa sekarang?ā€ tanya Polisi lagi.

ā€œSendiri, pakā€ jawab Hamid polos.

ā€œBukan mereka yang tersesat. Tapi kamu,ā€ jawab Polisi. (Mauhammad Faizin)

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang