Kemenag Pastikan Jenazah Terlantar Bukan Jamaah Haji Indonesia
Sabtu, 22 Juni 2024 | 15:00 WIB
Alhafiz Kurniawan
Penulis
Makkah, NU Online
Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama RI Hilman Latief menanggapi video beredar terkait jenazah yang diduga jamaah haji Indonesia. Hilman menampik bahwa jamaah haji terlantar pada video yang beredar di media sosial bukan jamaah haji Indonesia.
Ia mengatakan, kondisi seperti yang tampak dalam video tidak terjadi pada jenazah jamaah haji Indonesia. Kondisi seperti itu tidak akan dibiarkan oleh petugas haji Indonesia.
"Gambar itu yang beredar tidak mencerminkan yang terjadi pada jamaah kita," kata Hilman Latif di Makkah, Kamis (20/6/2024).
Petugas haji Indonesia dengan jumlah yang terbatas dan tersebar di sejumlah titik di area puncak haji memiliki standar prosedur penanganan jamaah yang sakit dan meninggal dunia.
Ia menambahkan, petugas haji Indonesia selalu siap siaga membantu dan mengevakuasi jamaah yang membutuhkan bantuan.
"Video yang tersebar itu bukan terkait dengan jamaah kita. Ada dugaan jamaah dibiarkan. Yang ada petugas haji kita full team. Ada beberapa spot di sana dan langsung ditangani," kata Hilman.
Dokter Indro Murwoko dari Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) menyampaikan bahwa tenaga kesehatan haji Indonesia memiliki prosedur penanganan jamaah haji yang sakit baik di hotel maupun di area puncak haji, yaitu Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
KKHI memastikan jamaah haji Indonesia yang sakit atau meninggal di Tanah Suci terdata dengan baik dan mendapat penanganan sesuai prosedur. KKHI memegang data pasti jamaah haji Indonesia yang dirawat dan meninggal dunia.
"Selama ini dari laporan tenaga kesehatan yang ada di lapangan, jamaah yang sakit yang kemudian ditemui atau pun pingsan selalu dilakukan treatment, dilakukan tindakan, kemudian dilakukan rujukan ke fasilitas kesehatan yang terdekat," kata Kabid Pusat Kesehatan Haji Kemenkes dr Indro Murwoko saat ditemui di Kantor KKHI, Al-Aziziyah, Makkah, Kamis (20/6/2024) sore.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1446 H: Kembali Suci dengan Ampunan Ilahi dan Silaturahmi
2
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak, Keluarga, hingga Orang Lain, Dilengkapi Latin dan Terjemah
3
Habis RUU TNI Terbitlah RUU Polri, Gerakan Rakyat Diprediksi akan Makin Masif
4
Fatwa Larangan Buku Ahmet T. Kuru di Malaysia, Bukti Nyata Otoritarianisme Ulama-Negara?
5
Kultum Ramadhan: Mari Perbanyak Istighfar dan Memohon Ampun
6
Gus Baha Anjurkan Zakat Diberikan kepada Keluarga Terdekat
Terkini
Lihat Semua