Muslimat NU Changkat-Malaysia Gemakan Maulid Nabi
NU Online · Kamis, 12 Desember 2019 | 01:30 WIB
Meski diguyur hujan, acara yang berlangsung sejak setelah Maghrib berjalan cukup meriah. Terhitung ada 300 lebih hadirin yang ikut meramaikan acara.
Adapun yang didapuk sebagai penceramah adalah Kiai Faiz Hafizuddin yang juga merupakan Ketua Nahdlatul Ulama Malaysia (NA’AM).
Dalam ceramahnya, Faiz meminta agar para hadirin bangga dan tidak malu-malu menyebut diri sebagai warga NU.
“NU ini didirikan melalui istikharah waliyullah. Ia membawa tiga lambang persaudaraan, yaitu Ukhuwah Islamiyah, Wathaniyah dan Insaniyah. Demikian juga cara dakwahnya yang menggunakan prinsip hikmah kebijaksanaan,” ujar Faiz, Selasa lalu.
Lebih jauh, dia membeberkan fakta bahwa dakwah Sunan Kalijaga sesungguhnya juga sampai semenanjung Malaya.
“Beliau (Sunan Kalijaga) dikenal dengan sebutan Syaikhul Malaysia. Sebagaimana di Indonesia, atas jasa beliaulah sehingga di Malaysia ini juga ditemukan gamelan dan wayang kulit,” ungkapnya.
Terkait dengan fakta bahwa acara ini diadakan oleh hanya sebuah ranting Muslimat di Malaysia, kepengurusan PCI Muslimat NU Malaysia di bawah Mimin Mintarish patut diapresiasi.
“Kami tentu sangat senang dan bangga dengan perkembangan ini. Ranting-ranting sudah mulai mampu merencanakan program dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya,” tutur Mimin Mintarsih di Markas Sungai Mulia Gombak Kuala Lumpur.
Di tempat terpisah, Kumiyati, Pengurus Ranting Muslimat NU Malaysia, juga menyatakan keharuannya.
“Sangat mendebarkan. Ini merupakan pengalaman pertama bagi kami. Awalnya agak takut, tapi setelah kita yakin dan berani mencoba, ternyata bagaimana pun besar rintangan, pasti akan ada solusinya,” jelasnya.
Kontributor: Aziz
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua