Netanyahu Tuding Mamdani Picu Kebencian dan Antisemitisme
NU Online Ā· Selasa, 28 Juli 2026 | 13:00 WIB
Wali Kota New York Zohran Mamdani dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. (Foto: tangkapan layar Fox News)
Husnul Khotimah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membalas kritik tajam terhadap Wali Kota New York Zohran Mamdani. Netanyahu menilai narasi dan retorika yang disampaikan Mamdani tentang penolakan terhadap kunjungannya di New York telah memicu kebencian serta antisemitisme yang mengancam keselamatan warga Yahudi di kota tersebut.
"Dia seharusnya menjadi wali kota bagi seluruh warga New York umat Yahudi, Kristen, Islam, semuanya. Namun dia mencoba membenturkan satu kelompok dengan kelompok lainnya," ujar Netanyahu dalam siaran langsung Fox News Channel, Senin (27/7/2026).
Netanyahu juga menuding adanya keterkaitan antara retorika politik Mamdani dengan insiden penikaman terhadap seorang pria Yahudi dan seorang pria Asia di kawasan Upper West Side, New York City. Insiden tersebut terjadi tak lama setelah Mamdani merilis video yang mengecam Netanyahu dan melabelinya sebagai penjahat perang.
Ia mengingatkan Mamdani bahwa Wali Kota New York seharusnya menjadi pemimpin bagi seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.
"Saya rasa tidak kebetulan bahwa setelah dia menyampaikan pidato kebencian ini terhadap Israel dan terhadap saya, keesokan harinya, seorang warga Yahudi ditikam saat keluar dari sinagoga," tegas Netanyahu.
Wali Kota New York Zohran Mamdani membantah keras tudingan antisemitisme. Mamdani menegaskan bahwa kritik yang ia sampaikan murni ditujukan kepada kebijakan pemerintah Israel, bukan kepada masyarakat maupun ajaran agama Yahudi. Ia juga menegaskan komitmennya untuk melindungi seluruh warga New York.
"Kita sedang membicarakan seseorang yang telah dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan," ujar Mamdani dalam siaran langsung Fox News Channel, Senin (27/7/2026).
Ia menambahkan bahwa sikap ramah yang diberikan pemerintah kota kepada Netanyahu di masa lalu tidak akan terulang di bawah kepemimpinannya.
"Seseorang yang telah mengunjungi kota ini dalam banyak kesempatan dan telah disambut oleh wali kota-wali kota sebelumnya. Dan saya ingin memperjelas bahwa sambutan hangat itu berakhir di masa saya," pungkas Mamdani.
Mamdani bahkan tetap menyerukan kepada warga New York untuk menggelar aksi protes menolak rencana kunjungan Perdana Menteri Israel tersebut ke New York pada September 2026 mendatang.
Tudingan Netanyahu tersebut merupakan balasan terhadap pernyataan Zohran Mamdani dalam unggahan di akun Instagramnya. Sebelumnya, Mamdani menyatakan dukungan penuh atas langkah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) yang menerbitkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel tersebut.
Mamdani secara tegas mendesak agar Netanyahu ditangkap dan diadili sebagai penjahat perang atas krisis kemanusiaan serta genosida yang menewaskan lebih dari 73.000 rakyat Palestina. Ia juga menyoroti kehancuran fasilitas kesehatan, penderitaan anak-anak, hingga pembatasan bantuan pangan di Gaza. Sembari mengajak masyarakat untuk menolak kedatangan Netanyahu di New York untuk Sidang Umum PBB pada September 2026 mendatang.
Sikap tegas sang Wali Kota New York tersebut kian memanaskan diplomatik antara pemerintah Amerika Serikat, Israel, dan otoritas kotaĀ New York menjelang agenda PBB tersebut.
Terpopuler
1
Rais 'Aam PBNU KH Miftachul Akhyar Kunjungi Tambakberas, Cek Persiapan Muktamar Ke-35 NU
2
Organisasi Pers Desak Prabowo Minta Maaf atas Pernyataan 'Londo Ireng' yang Dikaitkan dengan Wartawan
3
Hukum Memakan Gaji Buta
4
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Buka Muktamar Ke-35 NU di Pesantren Tambakberas
5
MUI Dorong Zakat Jadi Pengurang Pajak Guna Memberikan Insentif Lebih AdilĀ
6
Besok Sunnah Puasa Ayyamul Bidh Safar 1448 H, Pahalanya Setara Puasa Setahun
Terkini
Lihat Semua