NU Taiwan di Taichung Galang Dana untuk Korban Banjir di Indonesia
NU Online · Selasa, 16 Februari 2021 | 11:01 WIB
Muhammad Syakir NF
Penulis
Taiwan, NU Online
Di tengah musim liburan Koniyen atau tahun baru China, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan di Kota Taichung melakukan penggalangan dana pada Jumat hingga Ahad (12-14/2). Kegiatan ini dilakukan di depan stasiun Taichung, tempat yang cukup strategis mengingat ribuan Pekerja Migran Indonesia berlalu lalang.
Penggalangan dana semakin menarik pejalan kaki, karena dilakukan dengan model memainkan musik oleh Shoutul Fata Taichung pimpinan Reza. Lagu yang dibawakan adalah lagu shalawat dan Islami.
Dalam kurun waktu tiga hari, PCINU berhasil menggalang dana sebesar 81.000 nt atau senilai Rp40.000.000. Dana ini nantinya akan di salurkan ke Indonesia melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU).
Koordinator Dhani Hida menyampaikan, penggalangan dana ditujukan mengetuk pintu hati teman-teman Indonesia yang tinggal di Taiwan untuk peduli terhadap bencana yang ada di Indonesia.
“Menjadi kewajiban sebagai rakyat Indonesia dimanapun berada termasuk kami, untuk bergerak bersama peduli terhadap bencana banjir yang melanda Indonesia. PCINU Taiwan Ranting Taichung menjadi wadah bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk menyumbangkan hartanya berbagi,” jelas Eka, sapaan akrabnya.
“Hasil dari pendapatan penggalangan dana selama tiga hari ini, akan kami salurkan langsung kepada wilayah terdampak bencana di Indonesia melalui LAZISNU,” imbuh Eka.
Dhani Hida juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh PMI yang telah peduli terhadap banjir yang melanda Indonesia, dengan menyisihkan harta mereka. “Nantinya amanah ini akan kami salurkan kepada sahabat di Indonesia yang sedang terkena musibah,” pungkasnya.
Penggalangan dana dengan model bermain musik menjadi daya tarik para pejalan kaki, termasuk orang Taiwan pun juga memberikan bantuan berupa uang.
Sebagaimana diketahui, banjir melanda berbagai wilayah di Indonesia pada awal tahun ini, mulai di Kalimantan Selatan, Jawa Barat, Jakarta, dan wilayah lainnya. Hal tersebut berdampak pada berbagai sendi-sendi kehidupan masyarakat setempat.
Pewarta: Amir/Syakir NF
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Tiga Jurnalis Indonesia Bersama Aktivis Ditangkap Israel, Dewan Pers Minta Pemerintah Bertindak
6
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
Terkini
Lihat Semua