Tenda Rumah Sakit di Gaza Palestina Diserang Israel: 4 Orang Meninggal, Puluhan Luka-luka
NU Online · Senin, 14 Oktober 2024 | 18:30 WIB
Tangkapan layar dari video yang beredar di media sosial terkait serangan Israel ke tenda rumah sakit di Gaza, Palestina.
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Empat orang dikabarkan meninggal dunia akibat serangan Israel ke tenda-tenda di halaman Rumah Sakit di Deir el-Balah, Gaza, Palestina pada Senin (14/10/2024). Hal ini sebagaimana dilansir Al Jazeera.Â
Serangan itu membuat kebakaran hebat di area tersebut. Tak pelak, empat orang dikabarkan terkonfirmasi meninggal di tenda penampungan itu. Jumlah tersebut diperkirakan akan meningkat.
Dalam video yang beredar, tampak orang terbakar di dalam tenda tanpa bisa melarikan diri karena api yang berkobar hebat. Orang-orang di sekitar berupaya memadamkan api tersebut dengan alat seadanya.
Baca Juga
Manuver Gus Dur Mengimbangi Israel
Namun, upaya mereka untuk menyelamatkan orang tersebut tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Hani Aburezeq, wartawan Palestina yang bertugas di tenda itu, mengabarkan bahwa orang tersebut meninggal terbakar.
"Di antara kain tenda yang robek, pemuda ini terbakar tanpa suara, tangannya terulur, kepalanya yang miring, dan telinganya yang hampir mendengar gema impiannya untuk kembali ke rumahnya di Gaza utara," tulisnya dalam takarir foto orang terbakar.
"Semua menjadi saksi rasa sakit yang tidak seorang pun di dunia ini lihat selain kami. Kami telah mengalami segala macam kematian sampai yang paling aneh, dengan roket, peluru, kremasi, pemakaman, atau dua mayat dengan kepala yang putus dan terpisah. Ya, api memakan jiwanya sebelum tubuhnya. Ia terbakar tanpa bersikeras," lanjutnya.
Sementara itu, The Washington Post melaporkan bahwa serangan tersebut dilancarkan Israel karena tempat tersebut merupakan pusat komando Hamas.
"Militer Israel menyerang apa yang disebutnya sebagai pusat komando Hamas yang tertanam di dalam kompleks rumah sakit di wilayah Deir al-Balah di Gaza tengah pada Senin dini hari," tulis The Washington Post.
Mengutip Juru Bicara Pertahanan Sipil di Gaza Mahmoud Bassal, The Washington Post melaporkan ada tiga orang meninggal dan puluhan lainnya terluka dalam serangan itu.
Sebagai informasi, saat ini korban meninggal akibat genosida Israel itu sudah mencapai 42.227 orang mencakup 16.927 anak, 11.487 perempuan, 2.419 lansia, 986 tenaga medis, 175 wartawan, 496 tenaga pendidik, 203 staf PBB, 85 sipil, 10.000-an tak teridentifikasi.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Palestina, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui NU Care-LAZISNU mengajak masyarakat untuk menyalurkan bantuan dana kemanusiaan. Bantuan dapat disalurkan melalui NU Online Super App di fitur Zakat & Sedekah, klik di sini.Â
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
4
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua