Turki Desak PBB Keluarkan Solusi Krisis Suriah
NU Online · Rabu, 29 Mei 2013 | 20:32 WIB
Jakarta, NU Online
Turki dan Qatar mendesak PBB untuk segera menggelar rapat dan mengeluaran solusi kongkrit terkait krisis Suriah yang kian memburuk. Turki juga mendesak Dewan HAM PBB untuk segera mengusut dugaan kejahatan perang yang terjadi di kawasan Al-Qushair, Suriah, beberapa hari terakhir.<>
Dikatakan oleh Duta Besar Turki untuk PBB Ugur Demiralp, rezim Bashar Assad telah melakukan kejahatan perang karena menyerang rakyat sipil di kawasan Al-Qushair dengan senjata berat.
"Kondisi ini mendesak masyarakat internasional untuk ikut serta menghentikan kondisi darutat itu," kata Demiralp sebagaimana dilansir kantor berita Turki Dunyabulteni (29/5).
Desakan dan seruan itu mendapatkan respon cukup keras dari Duta Besar Suriah untuk PBB, Faisal al-Hamawi. Dikatakan al-Hamawi, seruan itu menyalahi prinsip kenetralan karena berpotensi dapat menambah dukungan kepada pihak oposisi Suriah.
Sementara itu, Kepala Dewan HAM PBB Remigius Henzel mengatakan, pihaknya akan segera mengeluarkan keputusan pada hari ini terkait seruan yang didesakkan oleh Turki dan Qatar itu.
Krisis Suriah diprediksi akan sulit menemukan titik terang dan kata damai. Hal ini karena antara kedua belah pihak, baik pihak rezim Assad atau pihak oposisi sama-sama ngotot dengan pandangan dan cara masing-masing. Keduanya juga cenderung mengabaikan undang-undang dan hak-hak internasional.
Penulis: Ahmad Syifa
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
5 Santri Laki-laki Jadi Korban Pelecehan Seksual, Syekh Ahmad Al Misry Jadi Tersangka
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua