Ulama Yaman: Membangun Indonesia Berarti melindungi Seluruh Muslim
NU Online · Sabtu, 27 Desember 2014 | 11:01 WIB
Tarim, NU Online
Sejumlah pelajar Indonesia di Hadhramaut, Yaman menggelar seminar bertajuk “Pergerakan dan Tantangan Islam Nusantara” di auditorium Universitas Al-Ahgaff.
<>
Seminar pada Kamis (25/12) itu dihadiri Dekan Fakultas Syariah dan Hukum DR Muhammad Abdul Qadir Al-Aydrus dan Direktur An-Nur For Studies and Reseach Tarim Al-Habib Zaid bin Yahya.
Beberapa bulan lalu, kedua pembicara tersebut mengaku mengisi seminar di Indonesia. Keduanya punya pendapat, Indonesia negara majemuk dengan problem yang sangat komplek seperti banyaknya aliran dan agama.
Ada pernyataan Habib Zaid yang penting mengenai Indonesia. ”Membangun Indonesia dan melindunginya berarti membangun dan melindungi seluruh umat muslim karena Indonesia termasuk bagian terbesar dari umat muslim,” katanya.
Sementara DR Muhammad mengapresiasai bahwa Indonesia mempunyai simpati keagamaan yang tinggi. Masyarakatnya lemah lembut yang belum ditemukannya di tempat lain.
Ia menambahkan, menyatukan Indonesia untuk dipaksa dalam satu payung mazhab atau kelompok tertentu adalah hal yang tidak mungkin. Namun yang harus ditekankan bagaimana belajar moderat dan toleran dalam berdakwah.
Kegiatan tersebut diselenggarakan Departemen Pendidikan dan Dakwah PPI Hadhramaut berkerja sama dengan Asosiasi Mahasiswa Indonesia (AMI Al-Ahgaff)
Acara yang diawali dengan pembacaan Burdah memperingati masuknya bulan Rabiul Awal ini, ditutup pada 21.00 KSA. (M. Abdul Muhith/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
6
Khutbah Jumat: Pesan Rasulullah, Jangan Mencari-cari Kesalahan Orang Lain
Terkini
Lihat Semua