Dari Gunung Jati Hingga Lirboyo, Ini Rute Ziarah Muassis Jelang Harlah NU ke-100 dan Muskerwil III PWNU Jabar
NU Online · Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:00 WIB
Bandung, NU Online
Menyambut momentum bersejarah Hari Lahir (Harlah) 100 Tahun Nahdlatul Ulama (1926–2026) dan menjelang pagelaran Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) III di Pesantren Haurkuning Tasikmalaya, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Barat menggelar rangkaian ziarah estafet ke makam para wali dan muasis (pendiri) NU.
Adapun ziarah muasis tersebut berangkat pada Jumat (23/1/2026) siang hingga Ahad (25/1/2026) pagi.
Terkait rutenya, rombongan berangkat dari gedung PWNU Jawa Barat menuju makam Syekh Syarif Hidayatullah atau yang lebih dikenal dengan Sunan Gunung Djati yang berlokasi di Kabupaten Cirebon.
Setelah dari Cirebon, rombongan melakukan perjalanan panjang menuju ujung timur Jawa, tepatnya ke Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, Situbondo. Di sana, rombongan berziarah ke makam Pahlawan Nasional sekaligus tokoh kunci berdirinya NU, KH As’ad Syamsul Arifin.
Pasca berziarah ke Situbondo, kemudian rombongan berangkat menuju ke makam almaghfurlah KH Abdul Hamid yang terletak di Pasuruan Jawa Timur. Tidak hanya berziarah, nantinya rombongan dijadwalkan bersilaturahim bersama dzuriyah atau keturunan dari Almaghfurlah KH Abdul Hamid.
Kunjungan ke makam Kiai As'ad memiliki makna historis yang sangat kuat jelang 100 tahun NU. Kiai As'ad adalah sosok yang membawa isyarat berupa tongkat dan tasbih dari Syaikhona Kholil Bangkalan untuk Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari sebagai restu berdirinya NU.
Rute terakhir dalam rangkaian ini adalah Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Di sana, rombongan PWNU Jabar berziarah ke makam para masyayikh Lirboyo, di antaranya KH Abdul Karim (Mbah Manaf), KH Marzuqi Dahlan, dan KH Mahrus Aly. Selain ziarah, rombongan juga melakukan silaturahmi dengan para pengasuh pesantren yang dikunjungi untuk memperkuat sinergi antara struktur PWNU Jabar dengan basis pesantren.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
Terkini
Lihat Semua