Mudik Lebaran 2026, LPBINU Jabar Imbau Pemudik Waspadai Hujan Lebat dan Jalur Rawan
NU Online Ā· Senin, 16 Maret 2026 | 07:00 WIB
Bandung, NU Online
Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) Jawa Barat meminta masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk meningkatkan kewaspadaan.Ā
Imbauan ini dikeluarkan menyusul adanya potensi cuaca ekstrem dan bencana alam di sejumlah titik di Jawa Barat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan dengan intensitas rendah hingga menengah masih akan mengguyur sebagian besar wilayah Jawa Barat selama masa Lebaran.Ā
Masyarakat disarankan untuk memulai perjalanan pada pagi hingga siang hari guna menghindari hujan yang umumnya turun pada sore hingga malam hari.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Bandung, Teguh Rahayu, menjelaskan bahwa meski secara umum curah hujan berada di kategori rendah hingga menengah, beberapa wilayah tetap berpotensi mengalami hujan lebat.
"Beberapa wilayah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas tinggi, antara lain sebagian wilayah Kabupaten Majalengka, barat daya Kabupaten Kuningan, sebagian wilayah Kabupaten Sumedang, serta tenggara Kabupaten Subang," ujar Teguh Rahayu dalam keterangan resminya, Sabtu (14/3/2026).
Selain ancaman hujan, BMKG juga menyoroti potensi gelombang laut di perairan selatan Jawa Barat yang diprediksi mencapai 1,25 hingga 2,5 meter. Masyarakat pesisir dan wisatawan juga diminta mewaspadai banjir rob yang diprediksi terjadi pada 19 Maret dan 22 Maret 2026 akibat fenomena astronomis.
Di sisi lain, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) memperingatkan bahwa musim hujan yang masih berlangsung berpotensi memicu tanah longsor, terutama di wilayah lereng curam dengan batuan vulkanik yang mengalami pelapukan.
Beberapa wilayah di Jawa Barat yang tergolong rawan longsor meliputi:
- Kabupaten Bogor
- Kabupaten Sukabumi
- Kabupaten Cianjur
- Kabupaten Tasikmalaya
- Kabupaten Garut
Pemudik yang melintasi jalur utama seperti Jalur Puncak, Jalan Raya CibadakāSukabumi, jalur menuju Garut Selatan, serta jalur LembangāMaribayaāSubang diminta ekstra waspada saat hujan deras mengguyur.
Ketua LPBINU Jawa Barat, Dadang Sudardja, menegaskan bahwa keselamatan adalah prioritas utama. Ia meminta masyarakat terus memantau informasi cuaca terkini dari lembaga resmi sebelum berangkat.
"Informasi cuaca dan potensi bencana harus menjadi perhatian para pemudik. Dengan memperhatikan peringatan dini dari BMKG dan PVMBG, masyarakat dapat merencanakan perjalanan dengan lebih aman dan mengurangi risiko di perjalanan," tegas Dadang.
Terpopuler
1
Tolak MBG, Siswa SMK NU di Kudus Surati Presiden Prabowo Minta Anggaran Dialihkan untuk Kesejahteraan Guru
2
Pleno PP Fatayat NU Tetapkan Dewi Winarti sebagai Plt Ketua Umum
3
Muktamar NU 2026: Antara Idealisme dan Pragmatisme PolitikĀ
4
Korban Meninggal di Lebanon Akibat Serangan Israel Tembus 1.368 Orang
5
Iran Izinkan 15 Kapal Lintasi Selat Hormuz, Bagaimana dengan Kapal Pertamina?
6
Kepala Intelijen Pasukan Garda Revolusi Iran Majid Khademi Gugur
Terkini
Lihat Semua