1.842 Hektare Sawah Terendam Banjir, Petani Grobogan Bisa Ajukan Klaim Asuransi Gagal Panen
NU Online · Jumat, 20 Februari 2026 | 08:00 WIB
Grobogan, NU Online
Sebanyak 1.842 hektare sawah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, terendam banjir akibat cuaca ekstrem pada Senin, 16 Februari 2026. Petani yang lahannya terdampak berpeluang mengajukan klaim Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) apabila hasil verifikasi menyatakan tanaman mengalami gagal panen (puso).
Data sementara Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Jawa Tengah mencatat ribuan hektare lahan pertanian masih dalam proses pendataan dan verifikasi lapangan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tingkat kerusakan tanaman sebelum klaim asuransi diproses lebih lanjut.
Kepala Distanak Jateng, Defransisco Dasilva Tavares, mengatakan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman (POPT) akan melakukan pengecekan langsung di lokasi terdampak guna memastikan kondisi tanaman.
“Petugas POPT nanti mengecek di lapangan apakah ini benar-benar puso atau tidak. Karena dalam kondisi terendam, deteksi kerusakan cukup sulit dilakukan,” ujarnya, sebagaimana dikutip NU Online Jateng.
Apabila hasil verifikasi menyatakan terjadi gagal panen, laporan akan diteruskan kepada PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai penanggung jawab program AUTP untuk proses pencairan klaim.
Menurut Fransisco, mekanisme klaim mensyaratkan pelaporan maksimal satu pekan sejak kejadian. Oleh karena itu, petani diminta segera mendokumentasikan kondisi lahan dan melaporkannya melalui pesan singkat atau aplikasi perpesanan sebelum dilakukan pengecekan lapangan.
“Minimal saat kejadian sudah difoto dan dilaporkan dulu. Setelah itu petugas turun memastikan kebenarannya,” katanya.
Ia mengakui belum seluruh petani terdaftar sebagai peserta AUTP. Karena itu, petani di wilayah rawan bencana didorong untuk segera mendaftarkan lahannya agar memiliki perlindungan apabila terjadi gagal panen.
“Kita dorong petani di daerah yang berpotensi terdampak bencana untuk mendaftarkan lahannya. Kalau tidak terdaftar, tentu tidak terkover asuransi,” ujarnya.
Baca selengkapnya di sini.
Terpopuler
1
Perhitungan Hisab Kemenag, Hilal Ramadhan 1447 H di Bawah Ufuk
2
Khutbah Jumat: Bulan Penuh Keutamaan, Jangan Sia-siakan Ramadhan
3
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh Kamis 19 Februari 2026
4
Kultum Ramadhan: Agar Puasa Tak Hanya Menjadi Rutinitas Tahunan
5
Niat Puasa Ramadhan dalam 6 Versi, Nomor 5 Paling Pendek
6
Khutbah Jumat: Ramadhan Tiba, Saatnya Hati Bergembira dan Amal Dilipatgandakan
Terkini
Lihat Semua