Mengenal Kudapan Jalabiya, Jajanan Tradisional Khas Dungkek Madura
NU Online · Senin, 25 Agustus 2025 | 09:05 WIB
Sumenep, NU Online
Setiap daerah di Indonesia memiliki budaya dan tradisi yang unik, termasuk dalam hal kuliner. Di Sumenep, Madura, Jawa Timur misalnya, terdapat beragam jajanan tradisional yang masih bertahan hingga kini. Salah satunya yang masih ada yakni Jalabiya, kue manis legit khas masyarakat Kecamatan Dungkek.
Meski era makanan kekinian kian marak, keberadaan kudapan Jalabiya tetap eksis dan tidak tergeser. Kue ini bahkan menjadi salah satu ikon kuliner desa-desa di timur daratan Sumenep. Di Kecamatan Dungkek, Jalabiya bisa dengan mudah ditemui, terutama di Desa Lapa Taman, Pasar Dungkek, dan Pasar Desa Candi.
Jalabiya dikenal dengan teksturnya yang lembut meski melalui proses penggorengan. Ketika digigit, lelehan gula merah Madura yang manis berpadu dengan aroma khasnya langsung menyapa lidah.
Cita rasa ini membuat Jalabiya selalu dirindukan, baik oleh masyarakat lokal maupun perantau asal Madura.
Menurut Warga Desa Lapa Taman, Arfan Maulana mengatakan, Jalabiya sudah ada sejak puluhan tahun lalu dan biasanya disajikan dalam momen-momen khusus, seperti hajatan, acara selametan, hingga perayaan hari-hari besar.Â
"Jalabiya juga sarat makna sosial. Di banyak desa di Dungkek, membuat Jalabiya sering dilakukan secara gotong royong, terutama saat ada acara besar keluarga," ujarnya kepada NU Online Jatim, Ahad (24/08/2025).
Adapun bahan dasar dalam pembuatan Kudapan Jalabiya ini cukup sederhana, yakni tepung terigu, santan, gula merah, dan sedikit garam. Kemudian adonan digoreng hingga berwarna keemasan.
Terpopuler
1
Dua Doa Khusus untuk Malam Nisfu Sya'ban Lengkap dengan Latin dan Artinya
2
Hukum Puasa pada Hari Nisfu Syaban
3
Nisfu Sya'ban: Malam Pengampunan Segala Dosa, Kecuali 4 Hal
4
Jadwal Puasa Sunnah Selama Februari 2026
5
Sejumlah Amalan yang Bisa Dilakukan di Malam Nisfu Sya'ban
6
Sunnah Puasa Ayyamul Bidh Sya'ban 1447 H hingga Lusa
Terkini
Lihat Semua