PWNU Jatim Tegaskan Kemandirian Ekonomi Jadi Prioritas Utama dalam Program Kerja
NU Online · Senin, 27 Januari 2025 | 09:00 WIB
Probolinggo, NU Online
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Pondok Pesantren Nurul Jadid, Paiton, Probolinggo, Jumat (24/1/2025). Dalam acara itu sekaligus digelar peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-102 NU, yang dihadiri tiga ribu lebih Nahdliyin.
Di forum Rakerwil PWNU Jatim, dilakukan sidang pleno penetapan program kerja yang dicanangkan selama 5 tahun ke depan. Program kerja yang disusun dibagi dalam tiga rumpun, yakni Taswirul Afkar, Nahdlatut Tujjar, dan Nahdlatul Wathan.
H Noor Shodiq Askandar selaku presentator rumpun Nahdlatut Tujjar, menyampaikan bahwa kemandirian ekonomi akan menjadi prioritas utama. Gerakan ini akan dipelopori oleh Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) Jatim.
"Untuk Kemandirian Ekonomi LPNU Jatim sudah memiliki program dan strategi yang akan dilakukan," ujar Wakil Ketua PWNU Jatim ini dilansir NU Online Jatim.
Gus Shodiq, sapaan akrabnya, mengatakan bahwa salah satu hal yang akan dilakukan ialah pembentukan dan pengembangan koperasi milik perkumpulan NU.
Disebutkan, setiap elemen NU yang belum memiliki koperasi maka akan segera dibentuk koperasi, sedangkan bagi yang sudah terbentuk akan dilakukan pendampingan dan pengembangan.
"Target kita bisa mendirikan 6-12 koperasi LPNU di tingkat cabang (PCNU) dalam waktu dua tahun ke depan," terang Gus Shodiq.
Menurutnya, keberadaan koperasi tersebut akan mewadahi jasa simpan pinjam bagi Nahdliyin di daerah setempat. Adapun sasaran utamanya ialah pelaku usaha mikro. “Hal ini agar usaha yang dilakukan semakin baik dan berkembang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kegiatan tersebut dihadiri oleh salah satu Ketua PBNU KH Hasib Wahab Chasbullah. Selain itu, turut hadir pula Wakil Rais PWNU Jatim KH Abd Matin Djawahir, Wakil Rais PWNU Jatim KH Ahmad Azaim Ibrahimy, Ketua PWNU Jatim KH Kikin A Hakim, serta jajaran kepengurusan lainnya.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua