Rais Syuriyah PWNU Lampung Ingatkan Pentingnya Kesabaran sebagai Karakter Orang Beriman
NU Online · Rabu, 20 November 2024 | 20:00 WIB
Bandar Lampung, NU Online Lampung
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung menggelar Lailatul ijtima' dan Kajian Kitab Al-Hikam di Kantor PWNU Lampung, Kecamatan Telukbetung Utara, Bandar Lampung, Senin (18/11/2024) malam.
Kegiatan tersebut dihadiri Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Abdul Wahid Zamas, jajaran syuriyah dan tanfidziyah PWNU Lampung, serta lembaga dan badan otonom NU.
Pembacaan istighotsah dan ngaji Kitab Al-Hikam pada Lailatul ijtima' dipimpin langsung oleh Rais Syuriah PWNU Lampung, KH Shodiqul Amin yang menyampaikan pelajaran berharga tentang kesabaran melalui penjelasan Kitab Hikam karya Ibnu Atha'illah As-Sakandari.
"Pentingnya kesabaran sebagai salah satu karakter utama seorang mukmin. Sebagaimana dalam Al-Qur'an Surat Al-A'raf ayat 137 yang artinya, 'Dan sempurnalah kalimat Tuhanmu yang baik (sebagai janji) untuk Bani Israil disebabkan kesabaran mereka'," ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kesabaran merupakan pintu menuju pertolongan Allah, sebagaimana termaktub dalam hadits Nabi saw ketahuilah kemenangan itu bersama kesabaran, kelapangan itu bersama kesulitan, dan kemudahan itu bersama kesulitan.
"Kesabaran tidak hanya berarti menahan diri, tetapi juga menerima segala ketetapan Allah dengan penuh keridhaan," ungkapnya.
Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ishlah Tulang Bawang itu mengatakan kesabaran adalah kendaraan yang tidak pernah tergelincir, dan pedang yang tidak pernah tumpul.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
2
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Bakal Caketum PBNU Gus Kikin: Siapa Pun yang Terpilih Jadi Ketum, NU Harus Tetap Rukun
Terkini
Lihat Semua