Bermodal 1-0, Kesebelasan Al-Ma'mur Tangerang Lolos ke Final Liga Santri 2019
NU Online · Kamis, 7 November 2019 | 15:35 WIB
Kesebelasan Pondok Pesantren Al-Ma'mur dari Region Banten memastikan diri masuk ke babak final Liga Santri Nusantara musim 2019 setelah berhasil menundukkan kesebelasan Pondok Pesantren Al-Ma'ruf dari Region Jawa Tengah I di babak semi final yang berlangsung di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11).
Kesebelasan Al-Ma'mur masuk ke babak final setelah menundukkan lawan-lawannya dengan skor tipis, 1-0 dan seri dari empat laga. Mereka hanya menang 2-0 sekali pada pertandingan pertama di babak penyisihan grup, di Stadion Mini Cibinong, Rabu (6/11), yaitu ketika mengalahkan Al-Kautsar FC Pekanbaru dari Region Sumatera V.
Pada pertandingan ketiga, yaitu babak 8 besar Al-Ma'mur harus bertemu lagi dengan tim yang sama di stadion yang sama pula. Kali ini mereka berhasil menjadi yang terbaik setelah unggul 1-0. Kemudian pada babak semi final, mereka mengalahkan kesebelasan Pondok Pesantren Al-Ma'ruf dari Region Jawa Tengah I dengan skor 1-0.
Setelah mengalahkan Al-Ma'ruf, Al-Ma'mur berhak mendapatkan tiket ke final. Mereka akan berhadapan dengan juara Liga Santri Nusantara musim 2016, yakni kesebelasan Nur Iman FC dari Region Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pertandingan final akan berlangsung di Stadion Mini Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Jumat (8/11) pukul 14.00. Pertandingan tersebut akan disaksikan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama KH Abdul Ghaffar Rozin, dan Menteri Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia Zainudin Amali.
Tahun ini Liga Santri Nusantara diselenggarakan secara mandiri di seri regional dan dibantu Kementerian Pemuda dan Olah Raga di seri nasional. Tahun-tahun sebelumnya, penyelenggaraan dibantu penuh sejak di seri regional. Bahkan pada Liga Santri pertama, yakni musim 2015, Kemenpora merupakan penyelenggara tunggal.
Pewarta: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua