Rembang, NU Online
Pejabat Rais Aam PBNU KH Ahmad Mustofa Bisri (Gus Mus) mengatakan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD yang bakal dicalonkan sebagai presiden oleh Partai Kebangkitan Bangsa sudah mengetahui jika Nahdlatul Ulama (NU) netral dari politik praktis.<>
Karena Mahfud tau itu, saat bersilaturrahim ke kediamanya, kompleks Pesantren Raudlatut Tholibien Leteh Rembang, Senin (31/3) malam, politisi asal Madura terlebih dulu mengatakan tidak akan membawa-bawa institusi NU ke ranah pencapresan.
"Nggak terlalu banyak yang saya obrolkan dengan Pak Mahfud. Karena Pak Mahfud tau kalau NU membebaskan warganya untuk menyalurkan aspirasi politiknya. Maka dari itu, sebelumnya dia sudah bilang,' saya tidak pernah menggunakan institusi NU'. Namun hanya ingin bertemu warga NU," ujar Gus Mus.
Menurut Gus Mus, secara otomatis, NU tidak boleh ikut-ikutan dalam pemilu. Jadi silahkan semua caleg atau capres merayu warga NU yang memiliki hak. Namun Gus Mus mengingatkan, jangan melibatkan struktur NU.
"Saya percaya Pak Mahfud tidak akan melakukan hal itu (membawa-bawa struktur NU: Red) karena dia tahu hukum. Belum saya sampaikan itu kepada beliyau, namun itu sudah dikatakan. Sekali lagi NU menghormati hak warganya untuk menyalurkan aspirasi politiknya,"katanya menegaskan.
Silahkan partai politik dan caleg merayu, asal tak membawa da menggunakan stuktur Nahdlatul Ulama. Soal PKB, Gus Mus mengaku tak ikut campur. Dia hanya mengatakan, mestinya PKB Belajar dari Mahfud.
Mahfud MD datang secara khusus dari Jakarta langsung menuju Rembang untuk besilaturrahmi dengan Gus Mus. Dia menumpang mobil Toyota Alphard warna hitam bernomor polisi AB 1112 VQ. Mahfud mengenakan celana hitam dibalut kemeja dan peci. Dia didampingi DPW PKB Jawa Tengah KH Chudlori bersama tiga orang ajudan.
Mantan Ketua MK itu, datang sekitar jam delapan lebih 40 menit malam, dan bertolak ke Jakarta, namun mampir di Semarang pada sekitar pukul 22.00 WIB. Mantan menteri pertahanan itu sempat berbicara empat mata dengan Gus Mus, tetapi kurang dari sepuluh menit. (Ahmad Asmu'i/Anam)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
3
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
4
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
5
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
6
LBH Sarbumusi Desak APH Tindak Dugaan Penyelewengan Dana MBG
Terkini
Lihat Semua