IPPNU Perkuat Kesiapan Kader Hadapi UTBK-SNBT 2026 lewat Program FLF
NU Online · Sabtu, 21 Februari 2026 | 05:00 WIB
Anty Husnawati
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) memperkuat kesiapan kader dalam menghadapi UTBK-SNBT 2026 melalui sinergi dengan Future Leaders Fellowship (FLF). Program ini menjadi bagian dari inisiasi 4.000 Beasiswa Santri dan Pelajar NU yang digagas Majelis Alumni (MA) IPPNU bersama Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) untuk mendorong kader NU menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) unggulan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat IPPNU Whasfi Velasufah menegaskan, langkah ini merupakan wujud komitmen IPPNU dalam memastikan kader pelajar putri memiliki akses pendampingan akademik yang terarah dan berkelanjutan.
Menurut Vela, UTBK-SNBT bukan sekadar ujian masuk perguruan tinggi, melainkan pintu awal bagi kader untuk mengambil peran strategis di ruang-ruang keilmuan dan kebangsaan.
“IPPNU ingin memastikan kader tidak berjalan sendiri. Kami hadir memberi penguatan, mulai dari try out nasional, analisis hasil tes, hingga pendampingan lanjutan,” ujarnya.
Vela menjelaskan, program Try Out Nasional UTBK-SNBT 2026 yang difasilitasi FLF menggunakan sistem penilaian Item Response Theory (IRT) dengan standar nasional. Materi yang diujikan mencakup tujuh subtes sesuai ketentuan terbaru seleksi masuk PTN.
Selain try out, lanjut Vela, peserta akan memperoleh pemetaan kemampuan, rangking nasional, serta rekomendasi program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan capaian akademiknya. Peserta terbaik juga berkesempatan mendapatkan beasiswa bimbingan belajar intensif menuju PTN unggulan.
Vela mengatakan, keterlibatan IPPNU dalam program ini bukan hanya pada aspek sosialisasi, tetapi juga pengawalan kader agar memiliki kesiapan mental, akademik, dan arah studi yang jelas.
“Kami ingin kader IPPNU, khususnya pelajar putri NU, semakin percaya diri memilih program studi strategis seperti STEM, hukum, dan ekonomi,” jelasnya.
Perempuan kelahiran Kudus, Jawa Tengah itu menambahkan, program ini terbuka bagi siswa kelas XII dan lulusan tahun 2024-2026 yang telah memiliki akun SNPMB aktif. Peserta juga diwajibkan memperoleh rekomendasi dari pesantren, sekolah LP Ma’arif NU, atau struktur organisasi terkait.
Ia mengatakan, rangkaian kegiatan dimulai sejak Februari 2026 dengan registrasi dan seleksi administrasi, dilanjutkan pelaksanaan try out nasional, pengumuman hasil, bimbingan belajar intensif, hingga pendampingan mahasiswa baru di PTN unggulan.

Vela menilai, kolaborasi dengan FLF yang diinisiasi MA IPPNU dan PB PMII menunjukkan kesinambungan kaderisasi dari pelajar, mahasiswa, hingga alumni.
Baca Juga
4000 Siswa Ikuti Try Out UN IPNU Jatim
“Ini adalah desain kaderisasi yang utuh. Dari IPPNU berproses di tingkat pelajar, kemudian melanjutkan di PMII saat mahasiswa, hingga berkontribusi sebagai alumni. Semua saling terhubung,” tegasnya.
Ia berharap, program ini mampu memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi kader IPPNU di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat kontribusi generasi muda NU dalam pembangunan nasional.
“Ketika kader kami berhasil menembus PTN unggulan, itu bukan hanya capaian pribadi, tetapi juga bagian dari ikhtiar organisasi menyiapkan generasi perempuan NU yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas,” pungkasnya.
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Ramadhan dan Kesempatan yang Tidak Selalu Terulang
2
Innalillah, Ulama Mazhab Syafii asal Suriah Syekh Hasan Hitou Wafat dalam Usia 83 Tahun
3
Khutbah Jumat: Ramadhan, Melatih Sabar, Memperkuat Syukur
4
Kultum Ramadhan: Lebih Baik Sedikit tapi Istiqamah
5
Khutbah Jumat: Tiga Kebahagiaan Orang Puasa
6
Keluar Mani yang Tidak dan Membatalkan Puasa
Terkini
Lihat Semua