Israel Serang Muslim yang Hendak Shalat Idul Fitri di Sekitar Masjidil Aqsha
NU Online · Jumat, 20 Maret 2026 | 17:00 WIB
Penyerangan pasukan Israel terhadap Muslim Palestina yang hendak shalat Idul Fitri di sekitar Masjid Al-Aqsa, Jumat (20/3/2026). (Foto: tangkapan layar Instagram @alaasous.ps)
Muhammad Syakir NF
Penulis
Jakarta, NU Online
Sejumlah umat Islam yang hendak melaksanakan shalat Idul Fitri di luar Masjid Al-Aqsa diserang pasukan Israel pada Jumat (20/3/2026). Hal tersebut sebagaimana tampak dalam video yang diunggah Instagram @muslim.
"Pasukan Israel menyerang umat Islam Palestina yang mendekati Masjid Al-Aqsa untuk shalat Id," tulis keterangan dalam video tersebut.
Instagram @muslim membubuhi keterangan bahwa hal tersebut baru terjadi dalam 59 tahun terakhir sejak 1967.
"Tidak ada sholat Idul Adha di Masjid Al Aqsa untuk pertama kalinya dalam 59 tahun," demikian bunyi keterangan tersebut.
Sebagaimana diketahui, bahwa Israel menutup akses ke area Masjid Al-Aqsa dan sekitarnya sejak awal Maret 2026 lalu setelah serangan Israel-Amerika Serikat terhadap Iran pecah.
Dilansir dari Middle East Eye, bahwa Israel akan tetap menutup Masjid Al-Aqsa hingga Idul Fitri dan seterusnya. Bukan saja area masjid, tetapi juga menyeluruh wilayah kota tua tersebut.
Sejumlah negara mengutuk penutupan akses masuk ke tempat suci itu. Namun, hal tersebut tak membuat Israel mengubah kebijakannya itu. Shalat tarawih dan Jumat pun tak ada sepanjang waktu sejak ditutupnya akses tersebut.
"Penutupan kota tua dalam cada demikian tidak pernah terjadi sebelumnya," ujar Mustada Abu Sway, pengajar di Masjid Al-Aqsa dan Anggota Dewan Wakaf Islam di Jerusalem, sebagaimana dilansir Middle East Today.
"Terdapat inkonsistensi ketika kami bandingkan apa yang tengah terjadi di dalam kota tua dengan apa yang terjadi di luarnya, di mana orang-orang bergerak bebas, shalat di masjid-masjid, dan hidup di kota berlangsung sebagaimana biasanya," lanjutnya.
Kantor Berita Palestina, WAFA, juga mengabarkan bahwa penutupan Masjid Al-Aqsa berlanjut hingga Idul Fitri. Ribuan Muslim Palestina tak bisa melaksanakan shalat id dan merayakan Idul Fitri di tempat suci itu.
"Meskipun ditutup, warga Yerusalem terus berbondong-bondong ke sekitar Al-Aqsa dan gerbangnya, melaksanakan salat di jalanan dan di tangga selama beberapa malam berturut-turut," demikian keterangan WAFA.
Hal tersebut, lanjut WAFA, mencerminkan penolakan masyarakat terhadap pembatasan yang diberlakukan, khususnya karena pembatasan tersebut telah diperluas ke daerah-daerah terdekat, seperti halaman Sekolah Rashidiya. Pasalnya, pasukan Israel yang berjaga berjumlah lebih banyak dari biasanya.
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
6
Khutbah Idul Fitri: Hari Kemenangan untuk Kebebasan Masyarakat Sipil
Terkini
Lihat Semua