Kang Said: Mbah Liem Kiai Besar, Bersahaja dan Merakyat
NU Online · Kamis, 24 Mei 2012 | 03:52 WIB
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya KH Rifa’i Muslim Imampuro, pengasuh Pondok Pesantren Al Mutaqien Pancasila Sakti, Troso, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (24/5) pagi ini. Mbah Liem, demikian KH Rifai Muslim Imampuro biasa disapa, di mata Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, adalah kiai besar yang sangat bersahaja dan merakyat. <>
"Saya atas nama pribadi dan jajaran pengurus di PBNU menyampaikan duka cita mendalam. Kita kembali kehilangan kiai khos, yang derajatnya sama dengan kiai-kiai Langitan dan pesantren besar lain," ungkap Kiai Said di kediamannya, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (24/5).
Mbah Liem meninggal di RSI Klaten Kamis pagi sekitar pukul 05.00 WIB, setelah sebelumnya menjalani perawatan karena sakit. Kiai yang dikenal dekat dengan Almarhum Gus Dur tersebut meninggal pada usia 91 tahun meninggalkan serta 8 putra dan putri. Istri Mbah Liem telah lebih menghadap Ilahi.
"Mbah Liem luar biasa. Beliau sangat bersahaja, juga sangat dekat dengan masyarakat, sama dengan Gus Dur yang dulu selalu Beliau bela," tambah Kang Said, demikian Kiai Said disapa dalam kesehariannya.
Kang Said mengimbau seluruh Nahdliyin untuk bisa memberikan penghormatan terakhir kepada Almagfurllah. Bagi yang berkesempatan takziah disarankan untuk segera menjalankannya, sementara yang tidak diminta untuk menunaikan shalat ghaib.
Jenazah Mbah Liem sesuai rencana akan dimakamkan di pemakaman keluarga di kompleks Pondok Pesantren Al Mutaqien Pancasila Sakti, Kamis malam sekitar pukul 19.00 WIB.
Penulis: Emha Nabil Haroen
Terpopuler
1
Pengumuman Hasil Seleksi Berkas Beasiswa Al-Azhar Mesir 2026, Cek Daftar Namanya di Sini
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
4
Prediksi Cuaca 26 Juni-2 Juli 2026: Kemarau Makin Terasa, Dinamika Atmosfer Picu Hujan di Sebagian Daerah
5
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
6
Festival Adat Budaya Nusantara, Lebih dari 100 Raja dan Sultan Sedunia Bakal Kumpul di Salatiga
Terkini
Lihat Semua