Kemenhaj-Kemenimipas Perluas Makkah Route hingga Bandara Makassar
NU Online · Rabu, 15 April 2026 | 20:00 WIB
Konferensi Menteri Haji dan Umrah M Irfan Yusuf bersama Menteri Imigrasi Agus Andrianto dan Pemasyarakatan di Jakarta, Rabu (15/4/2026). (Foto: NU Online/Abdullah Alawi)
Abdullah Alawi
Penulis
Jakarta, NU Online
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) bekerja sama dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji tahun ini. Fokus kerja sama ini meliputi percepatan layanan dokumen serta perluasan fasilitas Makkah Route guna memberikan kenyamanan maksimal bagi jamaah selama proses keberangkatan maupun kepulangan.
Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Mochamad Irfan Yusuf, mengatakan salah satu langkah yang dilakukan adalah percepatan layanan paspor bagi jamaah haji.
“Kami memohon kepada Kementerian Imigrasi agar layanan pada Sabtu dan Ahad tetap dibuka, dengan jam operasional diperpanjang untuk mengejar tenggat waktu. Alhamdulillah, hal ini dapat berjalan dengan baik,” ujarnya dalam konferensi pers usai diskusi bersama Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan di Jakarta, Rabu (15/4/2026).
Selain itu, kedua kementerian juga membentuk satuan tugas (satgas) haji bersama Kepolisian Republik Indonesia untuk mencegah keberangkatan warga negara Indonesia tanpa visa haji.
“Seperti tahun lalu, masih ada warga yang berangkat ke Arab Saudi pada musim haji tanpa menggunakan visa haji, dan ini menjadi persoalan,” kata Irfan.
Karena itu, pemerintah akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar tidak berangkat tanpa visa haji.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menyampaikan bahwa layanan Makkah Route tahun ini diperluas. Jika sebelumnya hanya tersedia di tiga bandara, yakni Soekarno-Hatta, Solo, dan Juanda, kini fasilitas tersebut juga hadir di Bandara Makassar.
“Mudah-mudahan ini dapat memperlancar keberangkatan jamaah haji kita. Penggunaannya diperkirakan lebih dari 65 persen, sehingga proses keberangkatan dapat berjalan lebih lancar,” ujarnya.
Fasilitas Makkah Route memungkinkan jamaah melakukan pemeriksaan imigrasi Arab Saudi langsung di bandara keberangkatan di Indonesia. Dengan demikian, setibanya di Arab Saudi, jamaah tidak perlu lagi mengantre di imigrasi dan dapat langsung menuju penginapan.
Selain itu, Kemenhaj dan Kemenimipas juga akan menerapkan layanan imigrasi seamless process saat kepulangan jamaah haji ke Tanah Air. Layanan ini diharapkan dapat mengurangi antrean panjang di bandara.
“Jemaah telah menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup menguras tenaga. Karena itu, saat kembali ke Indonesia, kami akan menerapkan proses imigrasi yang lebih mudah, khususnya di Bandara Soekarno-Hatta dan Juanda,” kata Agus.
Terpopuler
1
Eks Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo
2
Innalillahi, Penyusun Syair Asmaul Husna KH Amjad Al Hafidz Wafat
3
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Banjir di Aceh Utara, Ansor Desak Pemerintah Tingkatkan Kesiapsiagaan
6
Kukuhkan Majelis Masyayikh 2026-2031, Menag Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan Pesantren
Terkini
Lihat Semua