Ketum JQH: MTQ Galang Persatuan Umat
NU Online · Rabu, 4 Juli 2012 | 23:57 WIB
Pontianak, NU Online
Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VII yang diselenggarakan Jam’iyyatul Qura’ wal-Huffazh Nahdlatul Ulama (JQHNU) yang akan berlangsung (3-8/7) di Pontianak, Kalimantan Barat, bertujuan untuk menggalang persatuan dan kesatuan sesama umat dan terwujudnya kerukunan atarumat beragama di seluruh Nusantara. <>
Demikian ditegaskan Ketua Umum JQH NU KH Muhaimin Zen pada saat pembukaan MTQ VII JQH di stadion Sultan Syarif Abdurahman, Pontianak, Selasa malam (3/7).
“Kedua, kegiatan ini dimaksudkan untuk menggalakkan semangat generasi muda dalam ber-Musabaqah Tilawatil Qur’an dengan baik dan benar, mendalami isi kandungannya. Selanjutnya dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Semangat generasi muda dalam MTQ, menunjukkan kepada dunia internasional bahwa pemuda-pemudi Islam Indonesia mampu mengumandangkan, menghapal ayat-ayat suci al-Quran dengan baik dan benar, sekaligus menepis anggapan maraknya terorisme.
“ketiga, MTQ JQH juga kut membantu pemerintah dalam meyalurkan bakat dan minat masyarakat dalam seni baca Al-Quran,” ujarnya.
Belakangan ini banyak qori qoriah, hafidz, hafidzoh yang terpilih menjadi juara MTQ nasional, tapi tidak sempat terpilih mewakili Indonesia ke MTQ Internasional. Hal itu dikarenakan penyelenggara MTQ internasional memiliki banyak pintu.
“Sementara pengiriman peserta hanya satu pintu saja yaitu melalui kementerian agama padahal MTQ internasional itu banyak diselenggarakan negara sahabat seperti Mesir, Saudi Arabia, Malaysia, Iran, Brunei Darussalam dan lain-lain.
“Dengan demikian, kami meminta Kementerian Agama dan Kementerian Luar Negeri untuk tetap mengizinkan qori qoriah, hafidz, hafidzoh JQHNU untuk bisa mengikuti MTQ-MTQ internasional tersebut,” pintanya.
Kiai Muhaimin juga mengucapkan terima kasihkepada seluuruh pihak yang turut membantu terselenggaranya MTQ VII ini, terutama kepada pemerintah Kalimanatan Barat yang bersedia menjadi tuan rumah sekaligus panita penyelenggara.
MTQ VII JQH NU ini dibuka Wakil Presiden Republik Indonesia Boediono. Hadir pada kesempatan itu Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan beberapa pengurus PBNU, Menteri Perumahan Rakyat H. Djan Faridz, Wakil Menteri Agama Prof. Dr. H. Nasaruddin Umar, dan Gubernur Kalimantan Barat Drs. Cornelis MH., peserta MTQ, official, serta masyarakat Kalimantan Barat.
Redaktur : Syaifullah Amin
Penulis : Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
3
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
4
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
5
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
6
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
Terkini
Lihat Semua