Jakarta, NU Online
Lembaga Amil Zakat Infak dan Shodaqoh Nahdlatul Ulama (Lazisnu) menyumbang 28 mustahik pada Jumat (13/4) pukul 15.00, di kantor Lazisnu, gedung PBNU, Jakarta. Para mustahik masing-masing mendapatkan uang sejuta rupiah.
Menurut Ketua Umum Lazisnu KH Masyhuri Malik, 28 mustahik itu terdiri dari tiga kelompok, “Dua kelompok kategori usaha kecil dari Ciganjur dan Rawamangun jumlahnya 20 orang, dan beasiswa 8 orang.” <>
Kepada kelompok usaha kecil, Masyhuri menekankan supaya uang itu benar-benar digunakan untuk usaha, “Karena uang ini, uang amanah dari para aghniya yang diserahkan kepada PBNU. Jangan sampai dibelanjakan di mall!” ujarnya.
Selain itu, Masyhuri mewajibkan para penerima sumbangan untuk menabung di masing-masing kelompoknya. Selama setahun, dan maksimal dua tahun, diharapkan tabungan itu mencapai sejuta lagi. Setelah uang itu terkumpul, bisa digunakan kelompok lain.
Hingga saat ini, Lazisnu sudah membantu berbagai kelompok usaha kecil di empat wilayah, yaitu Banten, Ciamis, Bekasi (Jawa Barat), Sukabumi Ilir (DKI Jakarta), “Alhamdulillah berjalan lancar, perputarannya sudah millyaran,” terangnya.
Menurut Masyhuri, kunci keberhasilan perputarabn itu adalah ketua kelompok dan para anggotanya saling mengawasi.
Lazisnu memiliki empat program yang selama ini sudah berjalan yaitu NUcare, untuk bantuan mendesak seperti kecelakaan atau bencana; NUpreneur untuk modal usaha kecil; NUsmart untuk beasiswa; dan NUskill untuk pelatihan keterampilan.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis: Abdullah Alawi
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: 3 Jenis Ucapan yang disukai Allah
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
3
Khutbah Jumat: 8 Hal yang Dijauhi Rasulullah Mulai dari Kecemasan hingga Dililit Utang
4
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
5
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
6
Khutbah Jumat: Evaluasi Keuangan Setelah Hari Raya
Terkini
Lihat Semua