Munas dan Konbes NU Mundur Akhir Syawal 1433 H
NU Online · Kamis, 26 April 2012 | 00:36 WIB
Jakarta, NU Online
Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) akhirnya ditetapkan akan dilaksanakan pada akhir Syawal, tepatnya 27 – 30 Syawal 1433 H, atau 14 – 17 September 2012.<>
Penetapan tanggal dilakukan dalam Rapat Harian Syuriyah dan Tanfidziyah PBNU, di kantor PBNU Jakarta, Rabu (25/4), yang dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Sahal Mahfudh, Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan para pengurus harian syuriyah dan tanfidziyah lengkap.
Sebelumnya Munas dan Konbes NU diagendakan pada akhir bulan Jumadil Akhir 1433 H, tepatnya pada 17 - 20 Mei 2012 mendatang. Penundaan dilakukan terkait dengan kesiapan pihak tuan rumah, yakni Pondok Pesantren Kempek, Cirebon.
Sebenarnya pihak Pesantren Kempek meminta agar Munas dan Konbes diadakan pada akhir Juni 2012, karena pada waktu itu persiapan diperkirakan sudah selesai dan bertepatan dengan liburan sekolah.
Namun menurut Rais Aam, akhir Juni bertepatan dengan bulan Sya’ban yang biasanya padat dengan kegiatan pondok pesantren. Sementara Munas juga tidak mungkin diadakan pada bulan Ramadhan atau pada bulan Dzulhijjah atau musim haji.
Rapat harian yang dipimpin oleh Katib Aam PBNU KH Malik Madani akhirnya memutuskan munas diselenggarakan pada akhir bulan Syawal 1433 H.
Menurut Sekretaris Ketua Panitia Dr H Syahrizal Syarif, rapat harian juga menyepaki tema yang akan diangkat dalam Tema yang diangkat dalam Munas dan Konbes kali ini, yaitu “Kembali ke Khittah Indonesia 1945: Meningkatkan Khidmah NU menuju Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Penulis: A. Khoirul Anam
Terpopuler
1
Gus Yahya Sampaikan Pesan KH Nurul Huda Djazuli agar Muktamar Ke-35 NU Digelar di Pesantren Lirboyo
2
Meski Sudah Gabung BoP, Pasukan Perdamaian TNI Tewas Ditembak Israel di Lebanon
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
4
Gus Dur, Iran, dan Anti-Impersialisme
5
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
6
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
Terkini
Lihat Semua