Muslimat NU Waspadai Pergaulan Bebas Remaja
NU Online · Selasa, 19 Juni 2012 | 13:22 WIB
Jakarta, NU Online
Persoalan remaja di sejumlah wilayah di Indonesia, belakangan mengemuka. Kenalakan remaja seperti perkelahian, penyalahgunaan narkotika, dan pergaulan bebas, menunjukkan angka yang meningkat. Persoalan remaja menjadi problem serius yang membutuhkan pemecahan bersama.<>
“Muslimat NU perlu mewaspadai masalah ini. Sekaligus warga Muslimat NU memikirkan pemecahannya,” imbau Khofifah Indar Parawansa, Ketua PP Muslimat NU dalam orasi sambutan harlah ke-66 Muslimat NU di Istora Senayan Jakarta Selasa (19/6) pagi.
Minimal 14.000 orang yang menghadiri peringatan harlah Muslimat NU, mendengar imbauan Khofifah. Seragam ibu Muslimat NU menghijaukan seantero lokasi peringatan. Mereka datang dari pelbagai wilayah di Indonesia. Bahkan, ada yang datang dari PC Muslimat NU Sampit, Kalimantan Tengah, Gorontalo, Cirebon, Gresik, dan Sidoarjo.
Di sejumlah wilayah, Khofifah menemukan sejumlah kasus meresahkan tersebut. Seperti, dua pelajar putri di sebuah kabupaten yang bukan kota, berkelahi. Setelah diusut, perkelahian keduanya diakui karena persaingan pelanggan antar keduanya.
Ternyata di usia sedini itu, mereka sudah menjadi pekerja seks komersil. Dalam 1 minggu, mereka menerima 2-3 pelanggan. Mereka mengaku, tidak khawatir kehamilan karena obat peluntur kehamilan banyak beredar di kelas, tutur Khofifah.
Untuk mengatasi sejumput persoalan keremajaan, Muslimat NU akan mengambil sejumlah tindakan solutif. Muslimat NU akan menggunakan perangkat-perangkat yang dimiliki untuk mengarahkan dan mengawal pertumbuhan remaja ke arah positif.
Majelis taklim Ibu Muslimat NU, masih strategis untuk mengalihkan kenakalan remaja. Dengan pendekatan khusus terhadap remaja, kaum Muslimat NU akan berperan aktif dalam persoalan keremajaan. Muslimat NU akan membuat formula tersendiri dalam mengatasi problematika tersebut, papar Khofifah disambut riuh belasan ribu kadernya.
Redaktur: Mukafi Niam
Penulis : Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Jadwal Puasa Sunnah Selama April 2026
2
Temui Dubes AS, Gus Yahya Serukan Dialog AS-Iran Demi Hentikan Perang di Timur Tengah
3
Di Manakah Jutaan Orang Arab dalam Perang Iran Vs Israel dan AS?
4
Zakat Profesi ASN: Antara Standar Nisab dan Legalitas Pemotongan Gaji dalam Perspektif Fiqih
5
Riset Porec: 87 Persen Warga Nilai Program MBG Rawan Korupsi
6
Sambangi Dubes Arab Saudi, Ketum PBNU Harap Konflik Timur Tengah Reda Lewat Diplomasi
Terkini
Lihat Semua