Jakarta, NU Online
Sukses menyelenggarakan seminar bertaraf internasional dengan tema 'Peran Ulama Pesantren dalam Mengatasi Terorisme Global', Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Pemerintah Republik Federal Jerman akan meningkatkan kerjasama. Sejumlah bidang dijajaki akan dilaksanakan di waktu mendatang.
Ini disampaikan Ketua Panitia seminar internasional 'Peran Ulama Pesantren dalam Mengatasi Terorisme Global' Wiku Wardana, berdasarkan laporan peertanggungjawaban pelaksanaan seminar ke Kedutaan Besar Republik Federal Jerman untuk Indonesia yang sudah disampaikannya.
"Saya kesana tanggal 29 Maret kemarin dan ditemui Dr. Schissau, mewakili Duta Besar Jerman Dr. Norbert Baas. Dalam kesempatan kemarin Kedutaan Jerman menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada NU karena dinilai berhasil menyelenggarakan seminar dengan sukses," ungkap Wiku di Jakarta, Rabu (4/4). <>
Atas kesuksesan seminar internasional tersebut, Kedutaan Besar Republik Federal Jerman akan memperkenalkan NU ke sejumlah yayasan dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Jerman, di antaranya Konrad-Adenauer-Stiftung (KAS), Gesellschaft für. Internationale Zusammenarbeit (GIZ), Deutscher Akademischer Austauschdienst (DAAD), Hanns Seidel Stiftung (HSS), dan Goethe Institute atau Pusat Kebudayaan Jerman, untuk terselenggaranya kerjasama lanjutan.
"Jerman akan siap mendukung setiap kegiatan yang diadakan NU. Kedutaan Jerman juga berjanji menggandeng NU dalam kegiatan yang dilaksanakannya melalui sejumlah LSM dan yayasan di negaranya," tegas Wiku.
Untuk kerjasama lanjutan, masih menurut Wiku, tidak hanya terbatas pada tema-tema penanganan terorisme dan radikalisme. Sejumlah yayasan dan LSM yang akan dikenalkan dan dijajaki kerjasamanya menjalankan beragam bidang berbeda, seperti pendidikan, pertanian dan pengembangan teknologi tepat guna. "Kerjasama lanjutan nanti akan disesuaikan dengan lembaga apa saja yang ada di NU," pungkasnya.
Penulis: Emha Nabil Haroen
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua