OSKI sebagai Jawaban atas Transformasi Kelembagaan PTKI
NU Online · Jumat, 15 November 2019 | 20:00 WIB
Direktorat Jenderal Pendidikan Islam menyelenggarakan Olimpiade Sains dan Karya Inovasi Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (OSKI-PTKI). Kegiatan untuk pertama kalinya ini telah dibuka secara resmi oleh Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim, di Rumah Dinas Walikota Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (14/11).
Dalam sambutannya, Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Arskal Salim, menyatakan penyelenggaraan Olimpiade Sain dan Karya Inovasi (OSKI) antarperguruan tinggi keagamaan Islam ini merupakan tindak lanjut secara konkret atas kebijakan transformasi kelembagaan PTKI itu. OSKI merupakan jawaban atas distingsi PTKI dibanding dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi lainnya.
Menurut Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu, sekurang-kurangnya terdapat tiga alasan mendasar terkait kebijakan transformasi kelembagaan itu. "Pertama, dunia perguruan tinggi di Indonesia membutuhkan sarajana-sarajana yang memiliki kekuatan akademik pada dua hal, yakni di samping ahli di bidang keislaman juga ahli di bidang sains dan teknologi," ungkap Arskal.
Sementara alasan ketiga, menurut Arskal Salim, diharapkan PTKI menjadi kiblat destinasi studi-studi keislaman dunia, termasuk di bidang sain dan teknologi ini. Institusi PTKI menjadi lokus bagi masyarakat dunia untuk menempa ilmu pengetahuan keislaman dan sains sekaligus.
Terpopuler
1
Pemadaman Listrik dan Pergeseran Tanggung Jawab Negara atas Barang Publik
2
Muktamar Ilmu Pengetahuan 2026 di UIN Sunan Kudus Perkuat Konsolidasi Ilmuwan NU untuk Transformasi Sosial
3
Gempa Magnetudo 5,6 Guncang Pacitan, Terasa hingga Yogyakarta
4
Muktamar Ilmu Pengetahuan IV Dorong Lahirnya Gagasan Strategis untuk Bangsa
5
Mulai 1 Juli 2026, Kemenhaj Alihkan Seluruh Penerbangan Umrah dan Haji Khusus ke Terminal 2F
6
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, Bukti Pelatihan Militer bagi Sipil Tidak Relevan
Terkini
Lihat Semua