PBNU: Dunia Harus Junjung Tinggi Kemerdekaan Palestina
NU Online · Kamis, 14 Oktober 2021 | 02:30 WIB
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj saat menyambangi rumah dinas Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun di Jalan Garut, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/10/2021) malam. (Foto: dok. istimewa)
Syifa Arrahmah
Kontributor
Jakarta, NU Online
Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj menyambangi rumah dinas Dubes Palestina untuk Indonesia Zuhair Al Shun di Jalan Garut, Menteng, Jakarta Pusat, pada Rabu (13/10/2021) malam.
Agenda pertemuan itu, dalam rangka memenuhi undangan perpisahan Duta Besar Aljazair untuk Indonesia, Abdelkader Aziria.
Dalam kunjungan tersebut, KH Said Aqil Siroj menyampaikan gagasan mengenai masa depan perdamaian di Timur Tengah. Ia mengatakan bahwa NU berkomitmen dan mendorong dunia internasional mewujudkan kemerdekaan Palestina.
"Kami Nahdlatul Ulama tetap bersama Palestina. Itu Pasti. Tetapi lebih dari itu, kami juga berharap isu multilateral mengenai masa depan (negara-negara) Timur Tengah secara lebih luas, ke depan juga menjadi concern kita bersama,” ujarnya.
Kiai Said juga mengatakan, selaras dengan komitmen NU, sikap Pemerintah Indonesia terkait isu-isu seputar Palestina juga sama. Di level multilateral, bahkan di forum Dewan Keamanan PBB, Indonesia terus menegaskan dukungannya terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.
"Kita akan terus mengangkat isu Palestina agar menjadi perhatian dan pembahasan dunia," terangnya.
Sikap NU atas Palestina, tegasnya, tidak pernah bergeser. Sejak Muktamar ke-13 tahun 1938, NU telah menyatakan sukungan sikapnya kepada cita-cita kemerdekaan Palestina.
"Di era dunia modern abad ini seharusnya sudah tidak ada lagi praktik penjajahan dan penindasan. Seluruh rakyat dunia seharusnya menjunjung tinggi kemerdekaan dan hak dasar manusia untuk hidup," tutupnya.
Saat yang sama, Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengaku tidak menyangsikan dukungan Nahdlatul Ulama dan Indonesia untuk Palestina.
"Kami sampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya untuk NU, untuk bangsa Indonesia atas seluruh dukungan dan dorongan untuk kemerdekaan rakyat Palestina," tegasnya.
Diketahui, KH Said Aqil pada lawatannya kali ini dipertemukan dengan sejumlah perwakilan negara-negara Timur Tengah.
Jamuan bid farewell (ucapan selamat jalan) Dubes Aljazair kali ini terasa spesial karena digelar di Kediaman Dinas Dubes Palestina.
Nampak hadir beberapa Duta Besar dan perwakilan negara Timur Tengah lain seperti; Tunisia, Mesir, Mauritania, Yaman, Oman, Syria, Sudan, Iraq, dan Libya.
Kontributor: Syifa Arrahmah
Editor: Fathoni Ahmad
Terpopuler
1
Prabowo Sebut Ada Kelompok yang Ingin Indonesia Terpecah
2
Ketum PBNU Gus Kikin Imbau Warga Tidak Terprovokasi Kasus Pembakaran Warung Mi di Sukoharjo
3
Pemuda NU Asal Lumajang Raih Rekor MURI lewat Karya Buku Tertebal di Indonesia
4
Pelantikan PCNU Bekasi 2026–2031, Ketua PBNU Puji Raharjo Ingatkan Qanun Asasi untuk Penguatan Organisasi
5
Kader Ansor Tawarkan Ilmu Mantiq untuk Menyaring Informasi AI dalam Mu'tamad 2026 di Lirboyo
6
Pemuda Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Walhi Ingatkan Kewajiban Lindungi Rakyat
Terkini
Lihat Semua