Tarakan, NU Online
Sejak 14 -18 Juni 2012, Para warga PMII Kalimantan Timur berkumpul di kota Tarakan. Selain berkonsolidasi, kader-kader PMII ini juga membahas sejumlah isu-isu kawasan atau teritorial Kalimantan.<>
Bahasan isu kawasan ini antara lain adalah isu perbatasan antar negara, mewaspadai gerakan islam trans-nasional, politik mutakhir, identitas-etnik, ekspansi pertambangan dan penghisapan sumberdaya alam yang menimbulkan banyak ekses.
Hadir dalam pertemuan ini antara lain Perwakilan PC PMII Kota Samarinda, PC PMII Metro Kutai Kartanegara, PC PMII Kota Balikpapan dan PC PMII Kota Tarakan sebagai Tuan Rumah.
Ketua PC PMII Kota Tarakan, Atra Wiyana menyebutkan selain isu Politik-ekonomi sumberdaya, isu politik identitas-etnik juga menjadi perhatian, mengingat isu pendatang dan penduduk asli masih menjadi isu sensitif.
Salah satu pemateri alumni IAIN Makassar yang juga hadir, Asman Azis menyebut bahwa harmoni warga terganggu oleh pembelahan etnik yang lebih disebabkan oleh akses terhadap ekonomi dan sumberdaya.
Tak hanya itu kegiatan 4 hari ini juga membahas tentang kondisi geo-politik dunia dan merumuskan sejumlah agenda lanjutan dan butir-butir deklaratif yang tertuang dan diberi nama Manifesto Tarakan, yaitu kembali Menguatkan Ideologi Islam Nusantara dan Kembali Menjadi Organisasi Kader.
"Deklarasi ini juga sebagai jawaban PMII Poros Kaltim atas menguatnya politik transaksional yang mengkerdilkan gerakan PMII dari peran yang seharusnya diambil," ujar Hendri dan Sugeng, Ketua PMII Kota Samarinda dan Ketua PMII Metro Kutai Kartanegara yang juga ikut ambil bagian dalam kegiatan ini.
Tarakan adalah kota yang berjarak hanya 3 jam dengan Malaysia, kota ini juga dikenal sebagai pearl harbor-nya Indonesia, menjadi arena perang pasifik, Jepang dan sekutu berebut ladang minyak yang memecah pertempuran tahun 1942 di sana.
Redaktur : Syaifullah Amin
Terpopuler
1
Ancam Ekosistem Pertembakauan, Lesbumi PBNU Tolak Rancangan Aturan Kemenko PMK dan Kemenkes soal Tembakau
2
Kapten Timnas Iran Kritik FIFA, Sebut Piala Dunia 2026 'Bencana' dan Berjalan Tidak Adil
3
Pemerintah Tetapkan Logo Resmi HUT ke-81 RI, Ini Makna Desain dan Cara Unduhnya
4
DPR Desak Latsarmil Calon Manajer Kopdes Dihapus, Negara Bisa Hemat Lebih dari Rp1 Triliun
5
Hari Bhayangkara Ke-80, Presiden Prabowo Klaim Polri Berkontribusi pada Ketahanan Pangan dan MBG
6
Rais Syuriah PBNU Ingatkan Pengurus PWNU Aceh: Jangan setelah Dilantik Malah Jadi Urusan
Terkini
Lihat Semua