Said Aqil: Aktivitas Kita Bernilai Jika Mampu Entaskan Kemiskinan
NU Online · Ahad, 21 Juni 2015 | 05:59 WIB
Jakarta, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj berpesan, berbagai aktifitas organisasi di lingkungan NU seperti rapat dan kegiatan lainnya tak akan bernilai jika tidak mampu menyelesaikan masalah masyarakat seperti kemiskinan.<>
“Aktifitas Muslimat NU adalah untuk memperhatikan, memperdulikan saudara-saudara kita, baik Muslim maupun non-Muslim,” katanya dalam buka bersama Muslimat NU di Jakarta, Sabtu.
Ia menjelaskan, memberi kecukupan berbagai kebutuhan masyarakat merupakan sesuatu yang menjadi tuntutan agama dan termasuk salah satu jihad.Â
“Termasuk jihad adalah bagaimana kita melidungi masyarakat yang baik-baik, bukan pelaku kejahatan, bukan maling, bukan bos judi. Selama warga Indonesia yang baik-baik, mari kita bela mereka dengan memberikan kecukupan pangan. Muslim ataupun non-Muslim,” tandasnya.
Karena itu, jika ada satu saja penduduk Indonesia yang meninggal karena kelaparan, semua ikut menanggung dosanya. “Satu saja ada saudara kita mati karena tidak makan, Muslim atau non-Muslim dosa kita semua.”Â
Kebutuhan kedua yang harus diperhatikan adalah pakaian. Kalau ada orang Indonesia, Muslim atau non-Muslim, tidak berpakaian layak, maka dosa semua. “Apalagi kita orang Islam, syarat sah shalat adalah suci. Kalau pakaian cuma satu bagaimana bisa,” tanyanya.
Kebutuhan dasar lain yang harus diperhatikan adalah tempat tinggal. Rakyat Indonesia, harus punya rumah semua berapapun ukurannya. Ia mengingatkan bahwa orang Islam diwajibkan menghormati tamu. Tentu saja untuk itu diperlukan rumah yang layak.Â
Persoalan lain juga harus menjadi perhatian seperti bagaimana member perlidungan kepada masyarakat seperti pelayanan kesehatan gratis.Â
Jihad lain selain jihad perang adalah, bagaimana masyarakat beriman kepada Allah dan ini membutuhkan ilmu. “Bagaimana kita mampu memberikan argumentasi terhadap wujudnya Allah.” (Mukafi Niam)Â
Terpopuler
1
PBNU Tetapkan Panitia Munas-Konbes dan Muktamar Ke-35 NU
2
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
3
Kunuzur Rohman Karya Katib Syuriyah PBNU Gus Awis Menyingkap Pesan Al-Qur’an untuk Kehidupan ModernÂ
4
Jamaah Haji Aceh Terima Uang Baitul Asyi Rp9,2 Juta, Wujud Warisan Ulama yang Terus Hidup
5
Soroti Penilaian Juri LCC di Kalbar, KPAI: Mental dan Kepentingan Anak Harus Diutamakan dalam Kompetisi
6
Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, DPR Akan Panggil BI dan Menkeu
Terkini
Lihat Semua